
BONE– Di tengah upaya mendorong kebangkitan ekonomi daerah, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang dikenal dengan BupAAS kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Jamkrindo Indonesia yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Gubernur rumah jabatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan terjangkau bagi pelaku usaha di Kabupaten Bone. Pemerintah daerah menyadari bahwa salah satu tantangan utama UMKM adalah keterbatasan jaminan dalam memperoleh kredit dari lembaga keuangan.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan dari pihak Jamkrindo, di antaranya Robby Julandri, Ina Ariyanti, serta Rahmad Nurdiansyah. Kehadiran mereka menjadi simbol keseriusan lembaga penjamin dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke daerah.
Bupati Bone menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret bagi pelaku UMKM yang selama ini terkendala akses permodalan. Ia menilai, keberadaan lembaga penjamin seperti Jamkrindo sangat penting dalam memberikan rasa aman bagi perbankan untuk menyalurkan kredit kepada pelaku usaha.
“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan bahwa pelaku usaha di Bone tidak lagi kesulitan mendapatkan modal. Ini adalah bagian dari upaya kita mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih jauh, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penjamin diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat. Dengan adanya jaminan kredit, pelaku UMKM tidak hanya lebih mudah mengakses pembiayaan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Bone sebuah ikhtiar bersama untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang tangguh dan berdaya saing. (*)


Tinggalkan Balasan