BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga binaan, petugas, serta masyarakat dan keluarga warga binaan yang membesuk, Selasa (21/4).

Kegiatan ini dilaksanakan di Lapas Watampone dengan melibatkan 12 petugas, 15 warga binaan, 15 peserta magang, serta 3 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Penyuluhan kesehatan reproduksi dibawakan oleh tenaga medis, dr. Ahliyah Ali, dengan peserta utama petugas perempuan serta warga binaan perempuan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah awal dalam menjaga kondisi tubuh.

Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala berperan penting dalam mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah risiko yang lebih serius, serta membantu menjaga kualitas hidup tetap optimal.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai masalah kesehatan yang umum dialami wanita, termasuk kesehatan reproduksi dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui asupan nutrisi, aktivitas fisik, serta pengelolaan stres.

Selain penyuluhan, kegiatan ini turut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan serta pemberian pengobatan gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat dan keluarga warga binaan yang datang membesuk.

Kepala Lapas Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan yang menyasar petugas, warga binaan, hingga masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, tidak hanya bagi petugas dan warga binaan, tetapi juga masyarakat yang datang ke lapas. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan kesehatan dapat lebih terjaga dan mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat lebih memahami kondisi kesehatannya serta membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.