BONE– Di hari terakhir aktivitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone menjelang libur panjang, suasana di Ruang Rapim Kantor Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Watampone, Selasa (17/3/2026), justru diisi dengan agenda strategis. Andi Akmal Pasluddin memimpin langsung Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone.
Rapat tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah antisipatif menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan. Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang kuat dan respons cepat dari seluruh pihak,” tegasnya di hadapan peserta rapat.
Fokus utama pembahasan mencakup pemantauan harga komoditas strategis, kelancaran distribusi barang, hingga upaya mencegah potensi lonjakan harga di pasar. Ia juga mengingatkan agar setiap instansi tidak hanya bersifat reaktif, tetapi mampu membaca tren dan melakukan langkah preventif.
Menurutnya, stabilitas harga bukan hanya soal angka, tetapi berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Karena itu, keberadaan bahan pokok dengan harga terjangkau harus menjadi prioritas bersama.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, hingga perwakilan instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik dan Perum Bulog. Hadir pula unsur TNI dan Polri yang siap mendukung pengawasan distribusi dan stabilitas keamanan.
Di tengah suasana menjelang libur, komitmen pemerintah daerah tetap terjaga. Melalui forum ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang tidak hanya mampu menahan laju inflasi, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Langkah ini menjadi penegas bahwa menjaga stabilitas ekonomi adalah kerja bersama—yang tidak mengenal jeda, bahkan di penghujung hari kerja. (*)



Tinggalkan Balasan