BONE–SD Inpres 12/79 Macanang kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) yang dilaksanakan pada 24 hingga 25 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan kepramukaan sekaligus wahana pendidikan karakter bagi siswa sejak usia dini.
Persami yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti oleh seluruh anggota Pramuka SD Inpres 12/79 Macanang. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru pembina, tenaga pendidik, pengurus Pramuka Arpal dan Beskar PGSD UNM Bone, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Bone yang dihadiri langsung oleh Kepala Pusdiklatcab.
Sejak hari pertama, suasana Persami berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Upacara pembukaan menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan, dilanjutkan dengan berbagai materi kepramukaan, permainan edukatif, hingga kegiatan api unggun yang sarat makna kebersamaan dan persaudaraan.
Persami ini tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga memberi ruang penguatan kapasitas bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan pengembangan kompetensi kepramukaan bagi guru dihadirkan sebagai langkah strategis agar nilai-nilai kepramukaan dapat diaplikasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Sebagai narasumber utama, Kapusdiklatcab Bone Syamsuddin, S.Pd., M.G., LG, menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan harus ditanamkan sejak dini. Menurutnya, Pramuka merupakan sarana efektif dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik melalui pembiasaan yang konsisten di lingkungan sekolah.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi proses pembentukan karakter. Nilai disiplin dan kemandirian yang ditanamkan harus terus diaplikasikan dalam setiap aktivitas siswa,” ujarnya.
Kepala SD Inpres 12/79 Macanang, Akbar, S.Pd., M.M., Gr, menyampaikan bahwa kegiatan Persami merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah.
“Melalui Persami, siswa dilatih untuk mandiri, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat membentuk kepribadian siswa yang berakhlak mulia dan berjiwa kepemimpinan,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Selain melatih keterampilan kepramukaan, Persami juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarsiswa. Nilai kepedulian terhadap lingkungan turut ditanamkan melalui kegiatan membersihkan area Stadion Lapatau Bone, sebagai bentuk nyata cinta alam dan tanggung jawab sosial. (*)



Tinggalkan Balasan