BONE– Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka Watampone, Minggu, 18 Januari 2026, terasa berbeda. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman tampak hadir dan menyatu langsung dengan masyarakat, menyemarakkan kegiatan rutin yang kini menjadi ruang kebersamaan warga Bone.

Dalam momentum tersebut, Bupati Bone berbaur dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Ratusan guru yang hadir terlihat antusias mengikuti senam bersama. Tak ada jarak antara pemimpin dan rakyatnya. Para guru berolahraga bersama bupati, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Sosok Bupati Bone tampak menyatu dengan para pendidik, simbol kepemimpinan yang dekat dan membumi.

Meski belum genap setahun memimpin Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman telah menghadirkan berbagai gebrakan nyata. Salah satunya melalui optimalisasi kegiatan Car Free Day yang tak hanya berorientasi pada pola hidup sehat, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

CFD kini menjadi ruang hidup bagi para pelaku UMKM, khususnya UMKM pra sejahtera. Pemerintah Kabupaten Bone memberikan dukungan berupa bantuan gerobak usaha, sekaligus membuka ruang berjualan bagi pelaku UMKM di sekitar Lapangan Merdeka setiap hari Minggu. Beragam olahan makanan dan produk lokal dijajakan, menambah semarak suasana CFD.

Tak berhenti di pagi hari, ruang usaha bagi pelaku UMKM juga dibuka hingga sore hari. Kebijakan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus menjadikan Lapangan Merdeka sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone menghadirkan konsep sederhana namun bermakna: masyarakat hidup sehat melalui olahraga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dengan berbelanja produk UMKM lokal. Car Free Day pun bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran Bupati Bone dan Ketua TP PKK di tengah-tengah warga menjadi penegas komitmen bahwa pembangunan Bone tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi rakyat. (*)