BONE–Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone menggelar rapat koordinasi penting terkait evaluasi pembinaan atlet cabang olahraga (cabor) anggota KONI Bone. Agenda ini sekaligus membahas persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII serta mekanisme pencairan dan penyaluran dana pembinaan cabor tahun anggaran 2025. Rapat berlangsung di Sekretariat KONI Kabupaten Bone, Rabu, 10 Desember 2025.

Suasana rapat tampak dinamis. Para Ketua Cabor hadir bersama unsur pimpinan KONI Bone, membahas arah pembinaan atlet secara lebih terbuka dan terukur. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, H. Andi Akbar, S.Pd., M.Pd, turut hadir memberikan penegasan terkait komitmen pemerintah daerah terhadap dunia olahraga.

Dalam keterangannya, Andi Akbar menekankan bahwa pertemuan ini menjadi ruang untuk menyelaraskan program pembinaan yang dilakukan setiap cabor dalam menyambut Porprov 2026. Pemerintah Kabupaten Bone melalui Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang diwakilinya pada rapat tersebut telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pembinaan atlet.

Namun, ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus mengacu pada postur dan kebutuhan riil masing-masing cabor. Setiap cabang olahraga diwajibkan mengirimkan data atlet dan laporan pembinaan berbasis fakta lapangan.

“Setelah kita lakukan verifikasi, jika ditemukan data yang tidak sesuai, kita tidak akan memberikan pembinaan di tahun 2026. Kita mau real. Cabor-cabor yang tidak sesuai fakta di lapangan akan kita coret, dan kita fokuskan pada cabor yang benar-benar melakukan pembinaan atlet,” tegasnya.

Verifikasi data menjadi langkah penting demi memastikan tidak ada manipulasi atau rekayasa atlet. Transparansi ini diharapkan mendorong pembinaan yang lebih profesional dan tepat sasaran.

Andi Akbar juga menyampaikan bahwa setelah proses verifikasi rampung, Bupati Bone dijadwalkan akan bertemu langsung dengan seluruh atlet dari masing-masing cabor. Hal ini menjadi bentuk perhatian pemerintah sekaligus memastikan bahwa proses pembinaan berjalan sesuai harapan.

Rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda evaluasi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas atlet Bone. Dengan pembinaan yang lebih tertata, KONI Bone optimis mampu menghadirkan prestasi membanggakan pada Porprov 2026.

Ketua KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim, menegaskan pentingnya keselarasan program pembinaan dengan ekspektasi pemerintah daerah. Menurutnya, dana stimulasi yang diberikan pemerintah Kabupaten Bone bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga tanggung jawab besar bagi setiap cabang olahraga (cabor) untuk menunjukkan progres nyata. “Dana ini adalah stimulasi dari pemerintah. Kita memberikan penegasan kepada cabor-cabor yang belum tuntas kepengurusannya. Target yang sudah dicanangkan di awal harus sejalan dengan ekspektasi dan harapan pemerintah daerah,” ujarnya.

Asiswa Karim juga memberikan apresiasi khusus kepada cabor yang telah menunjukkan pembinaan intensif dan prestasi membanggakan. Salah satunya adalah Cabor Mauthey, yang sukses menorehkan pencapaian luar biasa dengan meraih delapan medali pada Kejuaraan Nasional. Lebih jauh, salah satu atletnya bahkan dipastikan memperkuat Tim Indonesia pada Kejuaraan Dunia.

“Ini lompatan besar. Prestasi Cabor Mauthey bukan hanya mengharumkan nama Bone, tetapi juga membuktikan bahwa pembinaan yang terarah dapat memberikan hasil maksimal. Atas prestasi itu, kami telah memberikan apresiasi berupa dana pembinaan yang bersumber dari dana hibah pemerintah Kabupaten Bone,” kata Asiswa.

Selain evaluasi prestasi, persiapan administrasi juga menjadi sorotan penting. KONI Bone menegaskan perlunya data riil terkait jumlah atlet yang disiapkan untuk Porprov. Hal ini disebut krusial agar perencanaan pembinaan, pendanaan, hingga pemetaan kekuatan dapat berjalan akurat.

Di akhir penyampaiannya, Asiswa Karim menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Bone yang terus memberi perhatian terhadap perkembangan olahraga daerah. “Sebagai Ketua KONI Bone, kami berterima kasih karena pemerintah dibawah kepemimpinan H. Andi Asman Sulaiman sebagai Bupati Bone dan H. Andi Akmal Pasluddin sebagai Wakil Bupati Bone yang telah memberikan perhatian berupa dana stimulan. Dana ini sangat membantu cabor dalam menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan dorongan kuat dari KONI dan dukungan pemerintah daerah, olahraga Bone diharapkan terus menunjukkan peningkatan prestasi dan mampu bersaing di level provinsi hingga nasional. (*)