BONE–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Cina pada Selasa (9/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut berjalan optimal, khususnya pada jam pelayanan siang.

Dalam sidak tersebut, Bupati hadir bersama Kepala BKPSDM Bone, Plt. Kasatpol PP Bone, Kepala Dinas Kominfo Bone, Plt. Kadis Sosial, serta Kadis Ketapang. Rombongan diterima dengan suasana yang jauh dari harapan: hanya dua bidan dan tiga perawat berstatus magang yang terlihat bertugas. Tidak satu pun dokter maupun Kepala Puskesmas (Kapus) hadir di tempat.

Kondisi ini membuat Bupati Andi Asman geram. Ia menegaskan bahwa kehadiran tenaga kesehatan yang lengkap terutama dokter dan pimpinan puskesmas adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar.

“Hanya ada dua bidan dan tiga perawat status magang jam shift siang, tanpa dokter dan Kapus, dan ASN,” tegasnya.

Bupati menilai pelayanan kesehatan dasar harus menjadi prioritas pemerintah karena menyangkut keselamatan masyarakat. Ia menekankan bahwa Puskesmas merupakan fasilitas vital yang harus menyediakan layanan cepat, tepat, dan didukung tenaga medis yang memadai.

“Ini menyangkut nyawa masyarakat. Tidak boleh ada kelalaian. Kita akan lakukan evaluasi dan pembenahan segera,” ujarnya dengan nada tegas.

Bupati Andi Asman Sulaiman memastikan bahwa pihaknya akan mengambil langkah konkret untuk mengevaluasi kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Cina. Ia juga menegaskan bahwa sanksi akan diberikan apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran disiplin ASN.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bone merencanakan monitoring menyeluruh ke seluruh puskesmas di Kabupaten Bone untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Monitoring ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan meningkatkan kedisiplinan tenaga medis di lapangan.

Sidak ini menjadi alarm penting bagi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Bone agar meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah berharap upaya pembenahan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan dasar. (*)