BONE — Komitmen Pemerintahan BerAmal untuk memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, saat meninjau langsung proses pemasangan bor di Desa Corawali, Kecamatan Barebbo, Senin (8/12/2025).

Di bawah terik matahari siang, suara mesin bor yang meraung tidak mengurangi antusiasme Bupati untuk melihat detail pekerjaan di lapangan. Ia turun langsung berbincang dengan operator, memeriksa titik pengeboran, hingga memastikan spesifikasi teknis sesuai rencana. Program pengadaan bor ini, kata Bupati, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi pertanian di Kabupaten Bone.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memperluas indeks pertanaman (IP) 300. Dengan ketersediaan air yang memadai, petani bisa menanam lebih dari satu kali dalam setahun. Targetnya jelas: Bone harus mampu meningkatkan cakupan tanam IP 300,” ujar Bupati Asman.

Setiap unit bor yang dipasang dirancang dapat melayani kebutuhan irigasi lahan seluas 10 hektare, dengan diameter 12 cm guna memastikan debit air yang stabil. Titik-titik pemasangan tersebar di sejumlah wilayah potensial yang selama ini bergantung pada curah hujan.

Menurut Bupati, bor ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintahan BerAmal (Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin) dalam menyediakan infrastruktur pertanian yang relevan dengan kondisi lahan Bone, terutama kawasan tadah hujan.

Untuk mempercepat peningkatan produksi pangan, pemerintah juga telah mengusulkan penambahan 50 unit bor baru. Penambahan tersebut menyasar lahan-lahan potensial yang selama ini belum dapat dimaksimalkan akibat keterbatasan sumber air.

“Lahan tadah hujan itu banyak yang sebenarnya bisa dikembangkan. Dengan penambahan bor, kita pastikan petani tidak lagi menunggu musim, tapi bisa mengatur pola tanam sendiri,” jelasnya.

Kunjungan di Desa Corawali menjadi bagian dari rangkaian pengawasan lapangan Bupati guna memastikan seluruh program berjalan sesuai harapan serta memberi manfaat langsung kepada petani. Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar investasi pemerintah benar-benar produktif dan berdampak jangka panjang.

Para petani yang hadir tampak antusias. Kehadiran Bupati tidak hanya memberi semangat, tetapi juga harapan baru bahwa Bone semakin siap mendorong swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan pada pola tanam satu musim.

Program pengeboran ini diharapkan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan sektor pertanian Bone, menuju daerah agraris yang lebih tangguh dan berkelanjutan. (*)