BONE—Dinamika politik kembali mewarnai Gedung DPRD Kabupaten Bone. Partai NasDem merotasi salah satu kadernya yang selama ini duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar). Pergantian tersebut diajukan melalui surat resmi kepada pimpinan DPRD Bone, menandai langkah penyegaran internal fraksi menjelang akhir tahun anggaran.
Informasi yang dihimpun kabarta.id, Rabu (26/11/2026), menyebutkan bahwa kader yang digantikan adalah Andi Muhammad Salam, akrab disapa Lilo AK. Selama ini, Lilo dikenal aktif dalam pembahasan anggaran dan perumusan kebijakan fiskal daerah melalui posisinya di Banggar.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone, H. Muslimin, menegaskan bahwa rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Menurutnya, setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk ditempatkan di berbagai alat kelengkapan dewan (AKD) sesuai kebutuhan partai.
“Rotasi yang terjadi di internal NasDem adalah hal yang biasa dalam rangka penyegaran fraksi. Berdasarkan Tatib DPRD dijelaskan bahwa perpindahan AKD dapat dilakukan minimal satu tahun di AKD atau setiap awal tahun anggaran,” jelas Muslimin.
Ia menambahkan, rotasi bukan hanya tentang penempatan, tetapi juga pendidikan politik internal agar setiap kader dapat mengasah pengalaman di berbagai bidang legislatif.
“Saya juga tidak menutup kemungkinan nantinya dirotasi atau digeser dari jabatan Ketua Fraksi. Selaku kader harus siap dan patuh terhadap instruksi partai, karena tentu ini semua untuk kebaikan partai,” ujarnya.
Menurut Muslimin, rotasi serupa juga pernah dilakukan Partai NasDem pasca-Pileg pada periode sebelumnya, baik di tingkat kabupaten maupun kota. Saat itu, sejumlah kader termasuk Ketua Fraksi turut digeser demi penyegaran komposisi internal.
Pada rotasi kali ini, posisi Lilo di Banggar diisi oleh Abul Khaeri, sesama anggota Fraksi NasDem. Pergantian ini pun dibenarkan langsung oleh Andi Muhammad Salam.
Ditemui terpisah, Lilo menerima keputusan partai dengan lapang dada. Baginya, rotasi bukanlah bentuk pengurangan peran, melainkan proses alami dalam organisasi politik.
“Penyegaran dalam fraksi adalah hal biasa. Kita tetap patuh atas perintah partai, dan terus berjuang demi hak-hak masyarakat. Harus selalu kritis terhadap substansi regulasi demi kemajuan Bone,” tegasnya.
Walau tidak lagi berada di Banggar, Lilo memastikan komitmennya tidak berubah. Ia tetap akan bekerja maksimal sebagai anggota DPRD Bone dan mengawal setiap aspirasi masyarakat yang mempercayakan suaranya kepada NasDem.
Dengan rotasi ini, Partai NasDem berharap membawa energi baru dalam pengawalan kebijakan anggaran daerah. Sementara Lilo, dengan pengalaman dan rekam jejaknya, tetap menjadi salah satu motor penggerak kritik konstruktif di parlemen Bone. (*)



Tinggalkan Balasan