BONE– Aroma semangat religius memenuhi Aula Masjid Al Markas Al Ma’arif pada Senin, (24/11/2025), ketika Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV Kabupaten Bone Tahun 2025/2026. Gelaran akbar ini dihelat oleh Kementerian Agama Kabupaten Bone dengan membawa tema yang sarat makna: “Mewujudkan Generasi Cinta Al-Qur’an yang Beradab dan Bermartabat dalam Keharmonisan Kebersamaan.”

MTQ tahun ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone. Mereka datang bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi juga menjunjung nilai-nilai Qur’ani yang menjadi fondasi dalam kehidupan masyarakat Muslim. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi kafilah terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Bone pada MTQ tingkat nasional.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Dr. H. Abd. Rafik, M.Pd., menegaskan bahwa MTQ bukan hanya panggung menemukan qari dan qariah berprestasi, tetapi wadah menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini mampu menjaring calon peserta terbaik yang dapat bersaing di MTQ Nasional nantinya,” ujarnya penuh optimisme.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman hidup. Ia menekankan bahwa kedua sumber ajaran Islam tersebut memuat perintah dan larangan yang jika diamalkan, akan mengantarkan umat menuju kehidupan yang lebih baik, beradab, dan bermartabat.

Ia juga menegaskan bahwa MTQ merupakan momentum penting untuk menguatkan kesadaran bersama dalam menanamkan cinta Al-Qur’an, bukan hanya dari sisi kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga pengamalan nilai-nilai Qur’ani dalam perilaku sehari-hari. “Semoga kegiatan ini melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai Qur’ani,” harapnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ XXXV Kabupaten Bone juga diharapkan mampu memperkuat pemahaman keagamaan, meningkatkan kualitas moral masyarakat, serta mempererat persatuan umat Islam. Dari perspektif pembangunan SDM, MTQ turut menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tetap menjaga, mempelajari, dan melestarikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Kemenag Bone, Ketua MUI Bone, Komisioner Baznas, sejumlah Staf Ahli dan Kepala OPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Kehadiran mereka menjadi tanda kuatnya komitmen bersama dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang mampu membawa Bone berprestasi di tingkat nasional.

MTQ XXXV Kabupaten Bone pun resmi dimulai sebuah langkah awal menuju lahirnya kafilah terbaik dan generasi Qur’ani yang beradab, bermartabat, serta siap mengharumkan nama daerah di pentas nasional. (*)