BONE–Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin dengan tagline BerAmal (Bersama Andi Asman–Akmal) terus diwujudkan melalui langkah-langkah strategis di sektor pertanian. Salah satu fokus utama adalah mendorong Kabupaten Bone menjadi daerah penghasil produksi beras unggulan yang berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.

Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, pemerintah daerah menetapkan target besar untuk tahun 2026, khususnya pada peningkatan produktivitas padi sawah. Program ini tidak sekadar mengejar angka produksi, tetapi juga membangun kemandirian petani melalui penyediaan benih unggul lokal yang berkualitas.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Bone, Nuraqidah, STP., M.Si, mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan 42 ribu hektar sawah irigasi sebagai sasaran Indeks Pertanaman 300 (IP300). Dengan target produksi 6 ton per hektar, maka potensi produksi diperkirakan mencapai 756 ton per tahun.

“Untuk mendukung target tersebut, saat ini kita sudah memiliki Benih BerAmal, benih unggul hasil penangkaran lokal yang telah disiapkan pemerintah daerah,” ujar Nuraqidah.

Sebanyak 33.125 kilogram Benih BerAmal telah disalurkan kepada petani di empat kecamatan, yakni Ajangale, Mare, Cenrana, dan Cina. Benih ini merupakan hasil penangkaran di Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo, serta UPT Balai Benih di Kecamatan Kahu, yang seluruhnya mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Tak tanggung-tanggung, program ini disokong anggaran Rp500 juta dari APBD Kabupaten Bone, sebagai bentuk keberpihakan Bupati Bone terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

Kabupaten Bone sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Sulawesi Selatan. Kecamatan seperti Libureng, Kahu, Bengo, Dua Boccoe, Ajangale, Lapri, Awangpone, Barebbo, Sibulue, dan Mare menjadi tulang punggung produksi padi daerah.

Data pertanian menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Pada tahun 2025, total luas tanam sementara telah mencapai 193.429 hektar, dan ditargetkan menembus di atas 200 ribu hektar, termasuk di dalamnya sawah irigasi dengan pola IP300.

Sementara itu, capaian panen juga menunjukkan peningkatan signifikan. Total panen tahun 2024 tercatat 160.512 hektar, sedangkan data sementara panen tahun 2025 telah mencapai 202.438 hektar, melampaui capaian tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menjadi bukti nyata bahwa arah kebijakan pertanian di bawah kepemimpinan BerAmal berjalan di jalur yang tepat. Dengan benih unggul lokal, dukungan anggaran yang memadai, serta sinergi antara pemerintah dan petani, Kabupaten Bone kian mantap melangkah sebagai lumbung pangan yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)