BONE–Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar UPT SD Inpres 12/79 Macanang melalui gelaran Donasi Bone Peduli Aceh–Sumatra yang dilaksanakan hari ini. Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan seluruh unsur sekolah Komite Sekolah, orang tua murid, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk solidaritas atas bencana alam yang melanda wilayah Aceh–Sumatra.
Kepala UPT SD Inpres 12/79 Macanang, Akbar, S.Pd., M.M., Gr, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa kepedulian tidak mengenal jarak. Saudara-saudara kita di Aceh–Sumatra membutuhkan bantuan, dan kami bergerak bersama untuk meringankan beban mereka,” ujarnya.
Penggalangan donasi dilakukan secara sukarela dalam bentuk sumbangan uang tunai. Orang tua murid menyambut antusias kegiatan kemanusiaan ini dan berpartisipasi aktif, sementara guru serta tenaga kependidikan ikut terlibat dalam proses pengumpulan dan pendataan donasi. Selanjutnya, bantuan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bone melalui Bidang SD, yang diwakili oleh Kepala Seksi Kesiswaan dan Penilaian, Andi Amran, S.Pd.
Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 7.400.000. Dana tersebut akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan diteruskan kepada lembaga resmi Pemerintah Kabupaten Bone, yakni Bone Peduli, yang memiliki mandat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh–Sumatra.
Koordinator kegiatan, Hj. Nurjannah, S.Pd.I., berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai gotong royong dan semangat berbagi kepada peserta didik.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara kita di Aceh. Kami ingin anak-anak belajar bahwa perbuatan kecil yang dilakukan bersama-sama dapat memberi dampak besar,” ujarnya.
Gerakan donasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih terjaga dengan kuat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. UPT SD Inpres 12/79 Macanang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan aksi-aksi nyata yang menumbuhkan empati, kemanusiaan, dan kebersamaan bagi seluruh peserta didik. (*)



Tinggalkan Balasan