BONE–Sorak sorai penonton memadati Lapangan Basket Merdeka Watampone, Sabtu malam, 20 Desember 2025. Di bawah gemerlap lampu arena, UPT SMAN 13 Bone kembali menegaskan komitmennya terhadap pembinaan olahraga pelajar dengan menggelar Tournament FBC Smantib Cup IX, ajang basket bergengsi yang telah menjadi agenda tahunan sekolah tersebut.
Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, H. A. Saharuddin, S.STP., M.Si. Turut hadir dalam pembukaan, Ketua KONI Bone Drs. Asiswa Karim, Ketua PBSI Bone Drs. A. Abd. Gaffar, MM, serta Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone Idham, S.Pd, yang menambah khidmat sekaligus prestisiusnya kegiatan tersebut.
Smantib Cup IX diikuti 11 tim asal Kabupaten Bone dan 17 tim dari luar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, menjadikannya salah satu turnamen pelajar dengan partisipasi terbanyak. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 juta, menjadi daya tarik sekaligus motivasi bagi para atlet muda untuk menampilkan permainan terbaiknya.
Kepala UPT SMAN 13 Bone, Drs. Hamzah, MM, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan prestasi siswa.
“Turnamen basket ini kami selenggarakan sebagai upaya menyalurkan bakat dan minat siswa, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pelajar. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jiwa kompetisi dan mendorong siswa menekuni cabang olahraga basket secara lebih serius,” ungkapnya.
Namun Smantib Cup IX juga memiliki makna tersendiri. Bagi Hamzah, turnamen ini menjadi event terakhir yang ia hadiri sebagai kepala sekolah sebelum memasuki masa purna bakti pada Januari mendatang.
“Saya menitipkan kepada para guru dan siswa agar pembelajaran yang selama ini diterapkan tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Begitu pula dengan prestasi-prestasi sekolah yang telah diraih,” pesannya dengan nada haru.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim, memberikan apresiasi tinggi kepada SMAN 13 Bone yang dinilainya konsisten menyiapkan “panggung” bagi lahirnya atlet-atlet muda potensial.
“Kegiatan ini harus terus kita dorong. Kabupaten Bone ini sejatinya lumbung atlet. Baru-baru ini, salah satu putra terbaik Bone yang masih duduk di bangku SMA berhasil menyumbangkan medali emas di Kejurnas dan akan mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia di Kamboja,” jelasnya.
Ia pun berharap cabang olahraga basket mampu mengikuti jejak tersebut.
“Bukan hal mustahil basket juga menyumbangkan emas untuk Bone. Kita pernah meraihnya, dan kita berharap di Porprov mendatang Bone tampil terbaik dan mempersembahkan medali emas untuk Bumi Arung Palakka,” tambah Asiswa Karim.
Apresiasi juga datang dari Pj. Sekda Bone, H. A. Saharuddin, S.STP., M.Si. Ia menilai turnamen Smantib Cup IX sebagai bentuk nyata kontribusi dunia pendidikan dalam memajukan olahraga daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bone sangat mengapresiasi event ini. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga berpotensi melahirkan atlet lokal yang bisa memperkuat Bone di tingkat provinsi hingga nasional. Ini tantangan kita bersama untuk terus memajukan olahraga di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Pj. Sekda berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.
Smantib Cup IX pun bukan sekadar kompetisi basket. Ia menjadi simbol dedikasi, pembinaan berkelanjutan, dan estafet harapan—bahwa dari lapangan sederhana di Watampone, lahir mimpi besar untuk mengharumkan nama Bumi Arung Palakka di pentas olahraga nasional bahkan dunia. (*)



Tinggalkan Balasan