BONE–Siapa sangka jembatan irigasi yang dulunya tampak biasa saja di Jalan Ahmad Yani kini berubah drastis. Dengan nuansa merah dan putih yang menyala, jembatan ini kini menjadi salah satu titik yang mencuri perhatian warga dan pengendara yang melintas. Perubahan ini tidak datang begitu saja. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen pemerintah daerah dalam mempercantik wajah kota Watampone.

Pengecatan dinding selatan jembatan telah rampung beberapa hari lalu, dan hari ini, giliran dinding utara yang sedang dikerjakan. Warna merah yang mencolok dipadukan dengan putih menciptakan kontras yang harmonis, menjadikan jembatan irigasi tak hanya sebagai sarana fungsional, tapi juga elemen estetika kota.

Tidak hanya tampilan jembatannya yang diperbarui, aliran sungai irigasi di bawahnya pun tampak bersih dan terawat. Air yang jernih memantulkan warna cat yang segar, membuat kawasan ini tampak seperti miniatur destinasi wisata di tengah kota. Tak heran jika banyak warga yang kini mulai berhenti sejenak untuk mengabadikan momen di sekitar jembatan ini.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajarannya yang terus bergerak dalam pembenahan kebersihan dan keindahan kota. Ia menegaskan pentingnya menghadirkan ruang-ruang publik yang bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kita ingin Kota Watampone menjadi kota yang tidak hanya bersih, tapi juga memiliki daya tarik visual. Pengecatan jembatan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk terus mempercantik kota,” ujar Bupati.

Langkah ini merupakan bagian dari program penataan wajah kota, yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga pada sentuhan-sentuhan estetis yang berdampak langsung pada kenyamanan warga.

Dengan penataan seperti ini, Jembatan Irigasi Jalan Ahmad Yani tidak lagi sekadar jalur penghubung. Ia kini menjadi simbol semangat baru Kota Watampone – bersih, rapi, dan layak untuk dibanggakan. (*)