BONE–Sebagai salah satu ajang tahunan yang selalu dinanti, Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) di SMP Negeri 1 Barebbo tahun ini hadir dengan terobosan baru yang membangkitkan antusiasme siswa. Dalam kegiatan yang berlangsung dari 9 hingga 15 Desember 2024, sekolah ini memasukkan cabang olahraga domino sebagai salah satu perlombaan resmi. Sebuah langkah unik yang menggabungkan olahraga tradisional dengan penguatan karakter peserta didik.

Wakasek Kurikulum Hj. Yulis Malena, S.Pd., M.Pd., membuka secara resmi PORSENI ini dengan dihadiri oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik dari 13 rombongan belajar (kelas VII, VIII, dan IX). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah mendorong semangat kompetisi sehat, menggali bakat dan minat siswa di bidang olahraga serta seni, dan mempererat solidaritas melalui kerja sama tim.

“Melalui PORSENI, kami ingin menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama. Termasuk dengan pertandingan domino, yang bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga olahraga otak yang penuh kalkulasi, serta mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan tradisi,” ungkap Hj. Yulis Malena.

PORSENI tahun ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni seperti bola voli, takraw, bulu tangkis, tarik tambang, domino, catur, engrang, futsal, puisi, nyanyi solo, tari, dan cerdas cermat. Domino, yang kerap dianggap sekadar hiburan santai, kini diangkat sebagai olahraga dengan nilai strategis.

Ketua Panitia Baharuddin, S.Pd., menambahkan bahwa memasukkan domino sebagai salah satu cabang pertandingan adalah langkah untuk mengenalkan siswa pada nilai-nilai seperti egaliter, kalkulasi yang bermanfaat, serta kesederhanaan yang melibatkan semua kalangan.

Respon peserta didik terhadap pertandingan domino sangat luar biasa. Arena pertandingan yang digelar di aula sekolah dipenuhi penonton yang menyemangati rekan-rekannya. Suasana meriah dan penuh semangat ini menjadi bukti bahwa domino mampu menjadi bagian penting dari PORSENI, bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga olahraga yang mengasah kecerdasan.

Tidak hanya domino, cabang-cabang lain seperti tarik tambang dan bola voli juga mencuri perhatian dengan pertandingan sengit yang penuh semangat. Dalam setiap perlombaan, peserta didik belajar untuk bekerja sama, menghargai satu sama lain, dan menunjukkan sportivitas sejati.

Sebagai wujud pengembangan minat dan bakat, PORSENI tahun ini berhasil membangkitkan semangat baru di SMP Negeri 1 Barebbo. Tradisi, inovasi, dan semangat kebersamaan melebur menjadi satu, menciptakan kenangan yang akan terus dikenang oleh para peserta dan penonton.

Dengan langkah seperti ini, SMP Negeri 1 Barebbo membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya sekadar belajar di kelas, tetapi juga melibatkan pembentukan karakter melalui olahraga dan seni. Domino, sebagai bagian dari PORSENI, menjadi simbol dari semangat sekolah untuk terus berinovasi sambil melestarikan nilai-nilai tradisional.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Barebbo, Andi Asrib Adnan, S.Pd., M.Si., menunjukkan dedikasinya terhadap pengembangan karakter siswa melalui olahraga tradisional. Sebagai salah satu pengurus Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Bone, ia memanfaatkan ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga profesional yang sarat nilai sportivitas.

Dalam pembukaan pertandingan domino di kegiatan Porseni sekolah, Andi Asrib memberikan pengarahan kepada peserta mengenai teknik bermain yang benar, aturan permainan, dan pentingnya menjaga etika selama bertanding. “Domino bukan sekadar permainan, tetapi sebuah media untuk mempererat persahabatan, menanamkan kedisiplinan, dan melatih berpikir strategis,” ujarnya di hadapan para siswa.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari pertandingan ini adalah membangun hubungan yang harmonis di antara peserta didik. Lebih dari itu, melalui olahraga ini, ia ingin mengarahkan domino menjadi aktivitas yang positif, bebas dari stigma perjudian dan penyalahgunaan narkoba.

“Inilah momentum bagi kita untuk mengubah persepsi tentang domino. Permainan ini dapat dijadikan olahraga profesional jika diarahkan dengan benar. Kami ingin menanamkan bahwa domino adalah ajang persahabatan dan kreativitas, bukan sekadar hiburan,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, Andi Asrib mengungkapkan rencana ke depan untuk menyelenggarakan pertandingan domino antar pelajar se-Kabupaten Bone. Ia akan berkoordinasi dengan Ketua Umum PORDI Bone, Drs. Andi Akbar Yahya, M.M., serta Pemerintah Kabupaten Bone untuk merealisasikan agenda tersebut.

“Insyaallah, kami siap menggelar pertandingan domino antar pelajar se-Kabupaten Bone. Langkah ini diharapkan tidak hanya menciptakan kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempromosikan domino sebagai olahraga yang membangun,” tutupnya penuh optimisme.

Langkah ini menjadi bukti bahwa olahraga, termasuk yang berbasis tradisional, dapat menjadi alat efektif dalam membina karakter dan menciptakan generasi muda yang tangguh, sportif, dan beretika. Kepala SMP Negeri 1 Barebbo berharap, inisiatif ini menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk mengembangkan olahraga domino di ranah pendidikan. (*)