BONE – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat dengan melepas dua mahasiswa terbaiknya untuk menjalankan program pengabdian di wilayah pelosok. Pelepasan ini berlangsung pada Sabtu pagi, 2 Agustus 2025, dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III IAIN Bone, Prof. Dr. Sarifa Suhra, S.Ag, M.Pd.I.
Dua mahasiswa yang diberangkatkan adalah Faisal dan Sarmila, penerima Beasiswa Kalla yang kini membawa semangat sosial dan kemanusiaan menuju Desa Pallawa, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone. Keduanya akan menjalani masa pengabdian dengan menjalankan berbagai program sosial, edukatif, hingga pembinaan keagamaan di tengah masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Prof. Sarifa Suhra menyampaikan rasa bangga serta pesan penuh makna bagi kedua mahasiswa yang mengemban tugas ini.
“Kami bangga kepada ananda Faisal dan Sarmila. Kegiatan ini bukan hanya bagian dari kewajiban sebagai penerima beasiswa, tetapi juga sebagai sarana belajar dan membentuk jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Program pengabdian ini menjadi bagian dari ekspansi Beasiswa Kalla yang tidak hanya berorientasi pada dukungan dana pendidikan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif para penerimanya dalam membangun masyarakat. Yayasan Hadji Kalla menginisiasi program ini dengan tujuan memberdayakan daerah-daerah yang membutuhkan melalui peran pemuda berpendidikan.
Selama berada di Desa Pallawa, Faisal dan Sarmila akan terlibat dalam sejumlah kegiatan bermakna, seperti: Pembinaan keagamaan di TPA dan masjid, Edukasi kesehatan dan kebersihan lingkungan, Pendampingan belajar untuk anak-anak, Serta dukungan administratif kepada pemerintah desa bila dibutuhkan.
Sarmila, mewakili rekannya, menyampaikan harapannya sebelum berangkat. “Kami ingin menjadikan momen ini sebagai wadah belajar dan memberi manfaat untuk masyarakat desa, khususnya di Pallawa. Semoga kami bisa membawa nama baik kampus dan Beasiswa Kalla,” ucapnya penuh haru.
Pemberangkatan ini menjadi simbol sinergi antara institusi pendidikan, lembaga pemberi beasiswa, dan masyarakat dalam menciptakan perubahan dari akar rumput. Semangat pengabdian yang diusung oleh Faisal dan Sarmila menjadi potret generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga tangguh dalam kepedulian sosial.
Program ini diharapkan tidak hanya memberi dampak positif bagi masyarakat Desa Pallawa, tetapi juga memperkaya pengalaman dan pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa. (*)



Tinggalkan Balasan