BONE– Bertempat di Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra, menjadi langkah optimis jajaran Pemerintah Kabupaten Bone. Tepat pukul 15.00 WITA, Minggu, 1 Maret 2026, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman tiba di Lokasi Pengembangan Kampung Produktif, Kecamatan Tonra, membawa semangat baru bagi pemberdayaan masyarakat desa.

Kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Bone itu bukan sekadar agenda seremonial. Ia hadir sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Kampung Produktif Desa Bulu-Bulu menjadi simbol bahwa desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek yang bergerak dan berdaya.

Warga, aparat desa, hingga unsur Forkopimcam Kecamatan Tonra tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Bone dan rombongan. Setelah itu, rombongan langsung meninjau sejumlah titik pengembangan kampung produktif, melihat secara langsung aktivitas dan potensi yang akan dibangun di tengah masyarakat.

Bupati Bone berdiskusi bersama unsur pemerintah daerah, Forkopimda, kepala desa, dan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa pengembangan kampung produktif harus berbasis pada potensi unggulan desa, baik sektor pertanian, peternakan, maupun usaha produktif lainnya.

“Kampung produktif ini bukan hanya tentang produksi, tetapi tentang harapan. Harapan agar desa mampu berdiri kuat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lapas Kelas II A Watampone, Kepala Balai Pemasyarakatan Kabupaten Bone, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, Ketua KTNA Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimcam Kecamatan Tonra, Kepala Desa Bulu-Bulu, serta sejumlah Kelompok Tani se-Kecamatan Tonra. Kehadiran berbagai unsur ini menandakan bahwa pengembangan kampung produktif membutuhkan sinergi lintas sektor.

Desa Bulu-Bulu bukan sekadar lokasi kunjungan. Ia menjadi panggung harapan. Harapan tentang desa yang mandiri, masyarakat yang berdaya, dan pembangunan yang berpihak pada potensi lokal.

Kampung Produktif di Tonra kini bukan hanya program, tetapi gerakan bersama menuju Bone yang lebih maju dan sejahtera. (*)