BONE–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Bone di Komplek Rumah Jabatan Bupati, Selasa, 25 Maret 2025. Acara ini menjadi momentum kebersamaan dan apresiasi terhadap peran tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan rasa terima kasih kepada tenaga kesehatan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik, meskipun sering kali harus bekerja dengan fasilitas yang terbatas. “Terima kasih atas kerja ikhlas bapak dan ibu dalam melayani masyarakat tanpa mengenal lelah. Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan di Bone terus meningkat, sesuai dengan visi kita: Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan,” ujar Bupati.

Bupati menekankan pentingnya pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah. Ia berharap tenaga kesehatan dapat bekerja dengan prinsip keadilan, di mana tenaga medis di daerah terpencil juga merasakan kehadiran pemerintah, begitu pula masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan yang lebih baik.

“Tenaga kesehatan harus lebih mandiri, berkeadilan. Nakes di daerah terpencil juga harus merasakan keadilan, begitu pula masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan yang layak. Jangan sampai ada sekat di antara kita, karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” lanjutnya.

Bupati juga menyinggung tantangan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, meskipun ada keterbatasan, kebijakan tetap harus diarahkan pada peningkatan layanan kesehatan. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah memperkuat edukasi kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini, bukan hanya mengobati.

“Kita upayakan ada formasi jabatan untuk tenaga bidan, perawat, ahli gizi, karena Bone ini lumbung pangan tetapi masih banyak kasus stunting. Perlu ada pola edukasi yang tepat agar ke depan kita lebih fokus pada pencegahan penyakit daripada pengobatan,” jelasnya.

Bupati juga mencetuskan konsep perlombaan inovatif dalam pelayanan kesehatan. Ia mengusulkan mekanisme evaluasi berbasis capaian, di mana tenaga kesehatan yang berhasil menekan angka pasien, mengurangi kasus stunting, dan meningkatkan gizi masyarakat akan mendapatkan penghargaan.

“Kita akan perlombakan, siapa yang jumlah pasiennya berkurang, angka stunting menurun, serta kasus gizi buruk semakin sedikit. Ini cara kita mendorong tenaga kesehatan agar lebih inovatif dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati kembali menegaskan komitmennya untuk menjawab harapan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ia berharap silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, demi mewujudkan Bone yang lebih sehat, baik secara fisik maupun mental.

“Kita ingin masyarakat Bone sehat tubuhnya, juga sehat pikirannya. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Acara silaturahmi dan buka puasa ini berlangsung dengan penuh keakraban, dihadiri oleh berbagai tenaga medis dari seluruh wilayah Kabupaten Bone. Diharapkan, momen ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. (*)