BONE– Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M. yang mengusung tagline BerAmal (Bersama Amanah dan Melayani) terus menunjukkan hasil nyata. Tahun ini, Kabupaten Bone diguyur bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp48.750.000.000, yang dialokasikan untuk rehabilitasi jalan strategis dan pembangunan jembatan.
Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Infrastruktur jalan dan jembatan dipandang sebagai urat nadi perekonomian, mobilitas sosial, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Dari total bantuan keuangan provinsi, sebesar Rp44,75 miliar dialokasikan khusus untuk rehabilitasi jalan dengan total panjang penanganan mencapai 13,47 kilometer. Pekerjaan rehabilitasi ini mencakup ruas jalan antar kecamatan hingga jalan lingkungan di pusat Kota Watampone.
Beberapa ruas jalan utama yang menjadi prioritas antara lain:
Ruas Bajoe–Toro (Kecamatan Tanete Riattang Timur) sepanjang 1,49 km dengan anggaran Rp5,96 miliar, menjadi jalur penting penghubung kawasan pesisir dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ruas Selli–Nyappareng (Kecamatan Bengo) sepanjang 2,64 km dengan anggaran Rp4 miliar, yang selama ini menjadi akses vital pertanian dan perkebunan.
Ruas Pabaccue–Lonrong (Barebbo–Palakka–Ponre–Tanete Riattang Barat) sepanjang 5,60 km, juga dialokasikan Rp4 miliar, memperkuat konektivitas lintas kecamatan.
Ruas Bakunge–Lonrong (Kecamatan Ponre) sepanjang 8,62 km dan Ruas Lapeccang–Lonrong (Cina–Ponre) sepanjang 6,70 km, masing-masing mendapat Rp4 miliar, menopang akses pedesaan dan distribusi hasil pertanian.
Tak hanya ruas antarwilayah, pemerintah juga menaruh perhatian serius pada jalan perkotaan. Sejumlah ruas di Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Barat turut direhabilitasi, di antaranya Jalan Andi Amir, Jalan Merdeka, Jalan Petta Ponggawae, Jalan Orde Baru, Jalan Bhayangkara, Jalan Andalas, hingga Jalan Sungai Citarum. Penanganan jalan-jalan ini diharapkan memperlancar arus lalu lintas, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Salah satu proyek strategis lainnya adalah pembangunan Jalan Akses Bandara Arung Palakka di Kecamatan Awangpone sepanjang 1,50 km dengan konstruksi beton dan anggaran Rp7,75 miliar, yang menjadi penopang konektivitas transportasi udara dan pertumbuhan ekonomi Bone ke depan.
Selain rehabilitasi jalan, bantuan keuangan provinsi juga dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Sungai Alekale pada ruas Bengo–Taka–Malaka, Kecamatan Bengo. Jembatan sepanjang 25 meter ini menelan anggaran Rp4 miliar.
Keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat setempat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang selama ini kerap terhambat saat musim hujan.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat. Melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka keterisolasian wilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bone.
“Pembangunan jalan dan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan rakyat. Inilah semangat BerAmal yang kami dorong, menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ujar Bupati.
Dengan digelontorkannya bantuan keuangan provinsi ini, Kabupaten Bone kian mantap melangkah menuju daerah yang lebih terkoneksi, produktif, dan berdaya saing. Infrastruktur yang dibangun hari ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan Bone di masa mendatang. (*)



Tinggalkan Balasan