BONE–Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone tahun 1446 H/2025 M memasuki hari ketiga pada Kamis (6/3/2025). Pada kesempatan ini, Tim II Safari Ramadhan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M, melaksanakan kegiatan di Masjid Nurul Yaqin, Desa Tenripakkua, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Akmal Pasluddin didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Bappeda Bone Ade Fariq Ashar, Kadis PMD Bone Andi Gunadil Ukra, Pimpinan Ponpes Al-Ikhlas Ujung Prof. Dr. KH. Lukman Arake, Wakil Ketua Pengadilan Agama Nurlina, Camat Lappariaja Andi Baharuddin, serta Kapolsek Lappariaja yang diwakili Aipda Andi Arwan dan Babinsa Kopda Sulaiman.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap tempat ibadah, sebelum pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah sebesar 10 juta rupiah untuk Masjid Nurul Yaqin serta bantuan Al-Qur’an. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung perkembangan sarana ibadah dan meningkatkan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah selama bulan suci.

Dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bone yang lebih baik. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Saat ini, kita bersama-sama membangun Kabupaten Bone yang lebih baik. Namun demikian, dalam proses membangun ini, kami membutuhkan kebersamaan sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bone, yaitu Mewujudkan Kabupaten Bone yang Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan (Maberre). Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat agar kami dapat bekerja lebih baik lagi,” ujar Wakil Bupati.

Safari Ramadhan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bone untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian program-program pembangunan daerah agar masyarakat dapat ikut serta dalam proses pembangunan.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan ibadah mewarnai malam tersebut, menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas sosial dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.