BONE – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., mewakili Bupati Bone secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Perencanaan Aksi Pencegahan dan Penanganan Wabah Zoonosis yang berlangsung di Ballroom Hotel Novena, Kabupaten Bone.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mencegah dan menangani penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Edy Saputra Syam membacakan sambutan Bupati Bone yang menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman wabah zoonosis.
Ia menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan penyakit zoonosis tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai sektor agar langkah antisipasi dapat dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan efektif.
“Pencegahan dan penanganan penyakit zoonosis tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja, tetapi membutuhkan kerja sama dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, instansi terkait, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang memiliki peran dalam menjaga kesehatan hewan dan manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edy berharap melalui sosialisasi perencanaan aksi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing. Dengan demikian, upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan potensi wabah dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, kita berharap risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia dapat diminimalkan, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan mewujudkan lingkungan yang aman serta sehat di Kabupaten Bone,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap dapat membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat komitmen bersama dalam menyusun perencanaan aksi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan penyakit zoonosis.
Sinergi lintas sektor tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga kesehatan hewan dan manusia sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan penyakit, demi mewujudkan Kabupaten Bone yang aman, sehat, dan tangguh menghadapi ancaman wabah zoonosis. (*)


Tinggalkan Balasan