BONE – Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Bone menjadi momen bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., untuk menguji pengetahuan dan kemampuan para guru melalui kuis interaktif dalam sesi sambutannya. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone memberikan pertanyaan kepada para guru terkait tema yang diangkat, yakni “Guru Profesional dan Bermartabat Menuju Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan).”

Salah satu guru yang berani tampil ke depan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Mukhlis, S.Pd., M.Pd. Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi guru profesional, seorang pendidik harus memiliki empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. “Keempat kompetensi ini harus kita miliki dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang guru. Dengan mengaplikasikan kompetensi tersebut, kita dapat berkontribusi dalam mewujudkan Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan,” jelas Mukhlis.

Bupati Bone kemudian meminta Mukhlis menjelaskan lebih lanjut mengenai makna profesionalisme seorang guru, khususnya kompetensi pedagogik yang berkaitan dengan kemampuan memahami ilmu kependidikan dan melaksanakan proses pembelajaran.

Mukhlis pun berupaya menjawab pertanyaan tersebut di hadapan para peserta konferensi. Suasana semakin meriah ketika Bupati Bone mengapresiasi jawabannya dengan memberikan hadiah berupa sepeda.

“Sepeda!” ujar Bupati Bone yang disambut tepuk tangan dan riuh peserta yang hadir.

Tidak hanya Mukhlis, empat guru lainnya juga mendapatkan hadiah sepeda setelah mengikuti kuis yang diberikan oleh Bupati Bone. Usai menerima hadiah tersebut, Mukhlis mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Bupati Bone. “Alhamdulillah, hadiah sepeda dari Bapak Bupati Bone sudah saya terima. Terima kasih, Bapak Bupati Bone. Semoga selalu diberi keberkahan, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,” ungkap Mukhlis.

Kuis interaktif tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Bone. Selain menciptakan suasana akrab dan penuh semangat, kegiatan ini juga mengingatkan para guru akan pentingnya meningkatkan kompetensi dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas pendidikan.

Melalui tema “Guru Profesional dan Bermartabat Menuju Bone Maberre”, para guru diharapkan terus mengembangkan kemampuan diri serta menerapkan nilai-nilai profesionalisme demi mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan Kabupaten Bone. (*)