BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin kegiatan jalan pagi yang dirangkaikan dengan pemantauan kebersihan lingkungan di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura.
Bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone, Bupati menyusuri sejumlah wilayah di Kelurahan Bukaka untuk melihat secara langsung kondisi kebersihan lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Asman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat.
“Ayo sama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” ujar Andi Asman.
Selain memantau kebersihan lingkungan, Bupati Bone juga mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, yang menjadi lokasi pembibitan sayuran oleh Polbangtan Gowa.
Di lokasi tersebut, terdapat berbagai jenis tanaman sayuran yang dibibitkan, di antaranya cabai, terong, kangkung, bayam, serta sejumlah jenis sayuran lainnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat langsung perkembangan kegiatan pembibitan sayuran sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di lingkungan masyarakat. Pengembangan pertanian perkotaan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mendukung ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandenpom Bone, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur PDAM, Sekretaris Kecamatan Tanete Riattang, lurah, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone mendorong penguatan budaya hidup bersih, penataan lingkungan, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura sekaligus mendukung pemanfaatan lahan secara produktif untuk pengembangan pertanian perkotaan.
Pemerintah daerah berharap kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya tumbuh menjelang penilaian Adipura, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri, dan nyaman. (*)


Tinggalkan Balasan