BONE– Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani, secercah harapan akhirnya hadir bagi Bapak Arlan, seorang pemuda nelayan dari Desa Pasaka, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. Melalui kepedulian dan sinergi berbagai pihak, ia kini dapat merasakan arti sebuah rumah yang layak huni sesuatu yang sebelumnya hanya menjadi impian.
Program Rumah Layak Huni yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bone kembali membuktikan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga solusi nyata bagi persoalan sosial. Bantuan tersebut menyasar Bapak Arlan, yang selama ini hidup bersama adiknya di rumah yang jauh dari standar kelayakan.
Sebagai nelayan di wilayah pesisir Sibulue, penghasilan Arlan tidak menentu. Cuaca dan hasil tangkapan menjadi penentu utama pemasukan hariannya. Kondisi ini membuatnya belum mampu memperbaiki rumahnya yang sudah rapuh dan tidak aman untuk ditempati.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Bone bergerak cepat. Bantuan pembangunan rumah layak huni pun direalisasikan dengan dukungan zakat dari seorang dermawan, H. Hanafing, serta gotong royong masyarakat setempat. Peran Babinsa Desa Pasaka juga menjadi kunci dalam mengoordinasikan tenaga warga sehingga proses pembangunan berjalan lancar.
Peresmian rumah tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Rasa haru dan syukur terpancar dari wajah Arlan dan adiknya saat pertama kali menempati rumah baru mereka rumah yang kini lebih aman, nyaman, dan layak untuk dihuni.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bone menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan dana zakat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Bapak Arlan dan keluarganya, serta menjadi ladang pahala bagi para muzakki,” ungkapnya.
Kisah Arlan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga zakat, donatur, aparat desa, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata. Dari sebuah rumah sederhana di Desa Pasaka, harapan itu kini tumbuh menjadi simbol bahwa kepedulian sosial masih hidup dan terus bergerak memberi arti. (*)


Tinggalkan Balasan