BONE– Tim Alter Ego Esports menorehkan prestasi gemilang dengan memastikan satu tempat di grand final M7 World Championship 2026. Kepastian itu diraih usai menundukkan Selangor Red Giants dalam laga krusial babak playoff yang berlangsung sengit pada Sabtu (24/1/2026).

Keberhasilan Alter Ego bukan hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga membawa harum nama Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pasalnya, salah satu pemain kunci Alter Ego, Yazukee, merupakan putra daerah Bone yang kini tampil di panggung esports dunia.

Yazukee memiliki nama lengkap A. Muhammad Affan Wahyudi. Ia adalah putra pertama dari Andi Zainal Wahyudi, Camat Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Perjalanan Yazukee menuju level tertinggi kompetisi dunia menjadi kisah inspiratif tentang mimpi besar yang ditempa dengan disiplin dan kerja keras.

“Alhamdulillah, anak Bone bisa tampil di level dunia dan membawa Indonesia ke grand final M7,” ujar Andi Zainal Wahyudi, Minggu (25/1/2026), dengan nada haru dan bangga.

Menariknya, di balik gemerlap panggung esports profesional, Yazukee juga tetap menapaki dunia akademik. Ia tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Perpaduan prestasi akademik dan profesional ini memperlihatkan keseimbangan yang jarang ditemui, sekaligus mematahkan stigma bahwa esports dan pendidikan tak bisa berjalan beriringan.

Pada babak playoff M7, Alter Ego tampil dengan komposisi tim penuh dan solid. Nino mengisi EXP Lane, Hijumee dan Cyruz di Mid Lane, Alekk serta Ivann sebagai Roamer, Arfy di Gold Lane, serta dua jungler andalan, Yazukee dan Rinee. Dari sisi kepelatihan, tim ditangani Xepher sebagai Head Coach, dibantu STYX sebagai Asisten Coach sekaligus Analis.

Laga kontra Selangor Red Giants berlangsung penuh gengsi. Dua tim serumpun ini menyuguhkan permainan agresif dengan tempo cepat sejak menit awal. Meski sempat kehilangan satu gim, Alter Ego menunjukkan mental juara melalui strategi matang, koordinasi rapi, dan rotasi efektif. Dominasi mereka akhirnya berbuah kemenangan 3–1, sekaligus mengunci tiket menuju partai puncak.

Dengan hasil tersebut, Alter Ego resmi melangkah ke grand final M7 World Championship 2026 dan dijadwalkan menghadapi wakil Filipina, Aurora Esports.

Bagi Bone dan Sulawesi Selatan, pencapaian Yazukee adalah bukti nyata bahwa anak daerah mampu bersaing di level internasional. Lebih dari sekadar kemenangan, kisah ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar, berlatih tanpa lelah, dan percaya bahwa panggung dunia bisa diraih dari mana saja—termasuk dari Bone. (*)