BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melaunching secara resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional yang diprakarsai Yayasan Al-Nur Patangnga, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin (29/9/2025).

Peresmian berlangsung di Gedung SPPG, Jalan Husain Jeddawi No. 35, Kelurahan Macege, disaksikan jajaran pemerintah diantaranya Kadis Ketahanan Pangan Ir. Muh. Risal, M.Si, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Muhammad Idrus, Plt. Camat Tanete Riattang Barat Muhammad Amin Jaya, Danramil, Kapolsek, tokoh masyarakat, hingga pegiat kesehatan.
Langkah ini menjadi penanda penting bagi lahirnya wujud nyata Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Bupati Andi Asman.
“Kehadiran MBG tidak sekadar soal pemenuhan gizi, tetapi juga untuk mencerdaskan, memberikan ketahanan tubuh, serta mendukung kualitas pembelajaran anak-anak kita. Kita wajib mengawal ini bersama agar Bone melahirkan generasi emas dari pelosok desa hingga perkotaan,” tegas Bupati.
Berbeda dari program makan gratis pada umumnya, MBG menekankan pemanfaatan pangan lokal yang aman dan berbasis organik. Bupati menegaskan bahwa keamanan pangan adalah hal mutlak, sehingga bahan makanan yang digunakan tidak boleh terkontaminasi zat berbahaya, termasuk pestisida berlebihan.
“Yang terpenting dari MBG adalah unsur pangan dan produsennya. Kita pastikan aman, lokal, dan organik. Anak-anak kita harus terhindar dari bahan yang bisa mengganggu organ tubuh mereka,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Pemkab Bone tengah menyiapkan Kebun MBG Terintegrasi, sebuah kawasan yang menggabungkan produksi buah, sayuran, hingga ternak. Kebun ini dikelola dengan sistem organik bebas kontaminasi kimia, serta akan menopang rantai pasok MBG melalui koperasi desa.
Pengawasan dilakukan berlapis, mulai dari kepala desa, penyuluh pertanian, tenaga kesehatan gizi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Tim Terpadu Keamanan Pangan yang dikoordinir Dinas Ketahanan Pangan.
“Nanti dari desa ada petugas keamanan pangan. Semuanya wajib mengawal. Jadi ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat,” jelas Bupati.
Sejauh ini, Pemkab Bone telah menyiapkan 52 Unit Proses MBG yang dikelola mitra yayasan maupun pemerintah. Dari jumlah tersebut, 7 unit sudah berjalan dan hampir semuanya ditargetkan beroperasi bulan ini.
Program MBG membawa harapan sederhana namun mulia: anak-anak Bone dapat belajar dengan perut kenyang makanan sehat, tubuh kuat, dan pikiran cerdas.
Bupati Andi Asman optimis, program ini akan menjadi fondasi lahirnya kembali tokoh-tokoh nasional dari Bone yang sejak lama dikenal sebagai “kampung menteri”.
“Insya Allah, melalui MBG ini kita wujudkan generasi Bone yang berkualitas, sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dari Bone, kita kembali buktikan mampu melahirkan pemimpin nasional,” pungkasnya penuh optimisme. (*)



Tinggalkan Balasan