Guru Gugus II Tanete Riattang Antusias Dalami Deep Learning, SDIT Rabbani Bone Jadi Tuan Rumah Pertemuan Komunitas Guru Belajar
Watampone – Suasana hangat penuh semangat terpancar dari ruang pertemuan SDIT Rabbani Bone pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Hari itu, puluhan guru dari Gugus II Kecamatan Tanete Riattang berkumpul dalam sebuah agenda penting: Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Acara dibuka oleh Pengawas Gugus II, Baharuddin, S.Pd., M.M., yang menekankan betapa pentingnya kesungguhan peserta dalam menyerap materi. “Harapannya, materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik, dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari,” ujarnya memberi motivasi.
Sebagai pemateri utama, Hj. Herlina, S.Pd.I., M.Pd., Kepala SDN 4 Manurunge, mengajak peserta melakukan refleksi diri. Ia membuka sesi dengan kuisioner seputar pola pikir tertutup dan pola pikir bertumbuh. “Mari menanamkan mindset dalam diri kita sebagai pendidik yang ingin terus berkembang. Hilangkan pola pikir tertutup dan hidupkan pola pikir bertumbuh,” serunya penuh energi.
Materi kemudian mengalir dengan penjelasan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan pembelajaran yang menekankan keselarasan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik. Pembelajaran mendalam, kata Hj. Herlina, hadir untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sembari menjunjung martabat serta nilai-nilai kemanusiaan.
Para guru terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi yang tercipta terasa hidup, mencerminkan semangat para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sebagai tuan rumah, SDIT Rabbani Bone menyatakan komitmennya untuk mendukung peningkatan kompetensi guru. “Kami ingin tempat ini selalu menjadi ruang tumbuh dan berbagi bagi para pendidik,” ungkap salah satu perwakilan sekolah.
Menariknya, kegiatan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melanjutkan langkah nyata. Para peserta sepakat menjadwalkan pertemuan berikutnya, yang akan difokuskan pada penyusunan dan pengembangan modul ajar berbasis prinsip Deep Learning.
Dengan semangat kebersamaan itu, pertemuan Komunitas Guru Belajar Gugus II Kecamatan Tanete Riattang bukan hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga gerakan kolektif menuju pembelajaran yang lebih bermakna bagi generasi penerus di Bone. (*)



Tinggalkan Balasan