Bantaeng – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Seruni, Jl. Dahlia Kabupaten Bantaeng, saat detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 berlangsung. Bukan hanya pasukan Paskibraka yang menjadi sorotan, tetapi juga empat prajurit TNI-AD dari Corp Polisi Militer Kesatuan Subdenpom XIV/1-2 Bantaeng yang dipercaya mengawal langsung duplikat Bendera Pusaka Merah Putih.
Pengawalan dimulai dari Rumah Jabatan Bupati Bantaeng. Dengan langkah tegap, pasukan Polisi Militer mengiringi Sang Merah Putih menuju Podium Lapangan Seruni, sebelum akhirnya diserahkan untuk dikibarkan oleh pasukan Paskibraka. Suasana haru dan bangga begitu terasa saat Merah Putih perlahan berkibar gagah di angkasa, disaksikan ribuan masyarakat yang hadir.
Tak berhenti sampai di situ, usai prosesi upacara penurunan bendera, pengawalan kembali dilakukan. Bendera Pusaka diiringi dengan penuh kehormatan kembali ke Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, menutup rangkaian upacara dengan nuansa sakral.
Empat prajurit Subdenpom XIV/1-2 Bantaeng yang bertugas tersebut dipimpin oleh Peltu Ahmad, bersama tiga prajurit lainnya yakni Serma Baharuddin, Serka Arsyad, dan Pratu Herman. Keempatnya tampil penuh wibawa dalam menjalankan misi yang tidak hanya membutuhkan kedisiplinan, tetapi juga rasa tanggung jawab yang tinggi.
Dansubdenpom XIV/1-2 Bantaeng, Letda CPM Agus Soebiantoro, menyampaikan bahwa tugas ini merupakan bentuk amanah yang sangat membanggakan bagi jajaran Polisi Militer di Bantaeng.
“Iya, ini tanggung jawab kita. Kita dipercaya sebagai pengamanan bendera pusaka, dan pengawalan ini sebuah kebanggaan bagi kami bisa dipercaya di HUT Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 ini,” tegas Letda CPM Agus Soebiantoro kepada media, Minggu (17/8/2025).
Masyarakat Bantaeng pun memberikan apresiasi tinggi. Kehadiran prajurit Polisi Militer dalam prosesi ini menambah khidmat suasana peringatan kemerdekaan, seolah menegaskan bahwa pengorbanan dan pengabdian untuk Sang Merah Putih terus hidup di dada setiap anak bangsa. (*)



Tinggalkan Balasan