BONE–Insiden penembakan yang menewaskan seorang pengacara, Rudi S. Gani pada malam pergantian tahun di Desa Patukku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone masih terus dilakukan penyelidikan.
Korban tewas setelah terkena tembakan di bagian wajah Sabtu (31/12/2024), sekitar pukul 21.50 WITA.
Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Lappariaja, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan keterangan saksi, korban tengah bersama sekitar 20 anggota keluarganya mengadakan makan malam di sebuah kantor yang masih dalam tahap pembangunan. Tiba-tiba, suara letusan terdengar dari luar ruangan, mengagetkan semua yang hadir.
Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, S.I.K., M.H., memastikan bahwa Polres Bone bersama Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan akan bekerja keras mengungkap kasus ini. “Kami tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Tim gabungan sudah kami kerahkan dan akan bekerja maksimal hingga pelaku tertangkap,” tegas Kapolres Sabtu (4/1/2025).
Kapolres menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah penting dalam penyelidikan, antara lain: Pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti, Pelaksanaan autopsi di RS Bhayangkara Makassar, Pemeriksaan laboratorium forensik terhadap proyektil, dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik penembakan tersebut. “Kami menunggu hasil resmi dari berbagai pemeriksaan yang sedang dilakukan,” jelas AKBP Erwin Syah.
Sementara itu, koordinasi intensif dilakukan dengan Laboratorium Forensik Polda Sulsel untuk memastikan akurasi hasil pemeriksaan barang bukti. “Kami bekerja secepat mungkin, tetapi tetap teliti. Hasil yang akurat adalah prioritas,” tambahnya.
Kapolres juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus ini. “Berikan kepercayaan kepada kami untuk menyelesaikan kasus ini. Kami tidak akan berhenti sebelum pelaku ditangkap,” katanya.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat mendukung upaya penyelidikan dengan memberikan informasi yang valid jika mengetahui sesuatu terkait kejadian ini. Kapolres menegaskan bahwa kasus ini menjadi prioritas utama dan ditangani dengan serius oleh tim gabungan.
Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat Bone. Polisi berharap kasus ini segera terungkap sehingga rasa keadilan dapat ditegakkan dan keresahan masyarakat dapat teratasi. (*)



Tinggalkan Balasan