
BONE – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat perubahan, Pemerintah Kabupaten Bone kembali meneguhkan komitmennya pada peningkatan budaya literasi. Hal itu terlihat saat Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, H. Andi Saharuddin, S.STP., M.Si., mewakili Bupati Bone membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Tahun 2025, yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispeka) Kabupaten Bone.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone A. Musafir, S.Pi menyematkan tanda peserta kepada peserta Bimtek
Bertempat di tengah para pegiat dan pengelola perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, hingga perpustakaan khusus, kegiatan ini mengusung tema: “Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa, Literasi untuk Sejahtera.”
Dalam sambutannya, Andi Saharuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang belum sepenuhnya pulih. “Walaupun kondisi keuangan kita belum ideal, semangat untuk memajukan literasi tidak boleh berhenti,” tegasnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah, Bupati dan Wakil Bupati Bone menyampaikan terima kasih atas inisiatif Dispeka.”
Ia menekankan bahwa perpustakaan saat ini tidak lagi cukup menjadi tempat menyimpan buku. Perpustakaan, kata Saharuddin, harus bertransformasi menjadi ruang yang inklusif—tempat bertukar gagasan, titik temu masyarakat, sekaligus sumber inspirasi yang mampu menjangkau masyarakat hingga pelosok.
Sementara itu, Sekretaris Dispeka Bone, Drs. Andi Achmad Sarif, selaku Ketua Panitia Pelaksana, dalam laporannya menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan sesuai standar nasional.
Ia menegaskan bahwa perpustakaan harus dimaknai sebagai: Pusat pembelajaran, Ruang inovasi, Media pemberdayaan masyarakat, Transformasi digital, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan manajemen tata kelola menjadi fokus utama yang didorong dalam kegiatan ini, agar layanan perpustakaan di Bone semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone, Andi Musafir, S.Pi., berharap Bimtek tahun ini menjadi momentum memperkuat jejaring lintas jenjang pengelola perpustakaan dari desa hingga sekolah sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Perpustakaan harus menjadi motor penggerak literasi. Kita ingin menjadikannya sebagai pusat kegiatan masyarakat dan agen perubahan,” ujarnya.
Bimtek resmi dibuka melalui penyematan tanda peserta oleh Pj Sekda Bone, didampingi Kepala Dispeka. Suasana pembukaan berlangsung hangat, disaksikan oleh para narasumber, perwakilan TP PKK Kabupaten Bone, panitia pelaksana, peserta Bimtek, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa meski menghadapi keterbatasan, komitmen Pemkab Bone dalam menguatkan budaya literasi terus mengalir menjadikan perpustakaan bukan sekadar ruang penuh buku, melainkan ruang yang memuliakan martabat bangsa. (*)



Tinggalkan Balasan