BONE–Kabar gembira datang menyapa para nelayan di pesisir Kabupaten Bone. Rabu (10/9/2025) semangat warga Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, tampak berbeda. Mereka berkumpul di dermaga kecil desa, menyambut kehadiran Tim Identifikasi dan Verifikasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perikanan.

Hari itu, mereka tak sekadar menunggu kabar, tetapi menyongsong masa depan baru. Bantuan kapal dan alat penangkapan ikan disalurkan kepada Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) sebagai bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas oleh KAPPI DJPT Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Suasana penuh harap terasa ketika tim verifikasi hadir langsung di lapangan. Mereka tidak hanya mencatat nama, tetapi juga memastikan setiap calon penerima benar-benar layak, sesuai dengan kebutuhan riil nelayan. Lebih dari itu, mereka menyempatkan berdialog, mendengar langsung cerita kehidupan, juga kendala yang dihadapi di laut.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyambut baik hadirnya program ini.
“Alhamdulillah, nelayan Bone mendapatkan program dalam memperkuat sektor perikanan tangkap di daerah pesisir Bone,” ujarnya penuh syukur.

Di Desa Angkue, laut adalah nadi kehidupan. Setiap ombak yang bergulung membawa cerita tentang kerja keras, tentang ayah-ayah yang berangkat dini hari dengan perahu kayu, pulang dengan tangkapan yang kadang pas-pasan. Kini, dengan dukungan pemerintah, mereka memiliki alasan baru untuk percaya bahwa masa depan bisa lebih cerah.

Harapannya sederhana: produktivitas meningkat, ekonomi keluarga terangkat, dan sektor perikanan Bone semakin berkontribusi bagi perekonomian daerah. Dengan kapal yang lebih layak, nelayan Desa Angkue bukan hanya bertahan hidup, tetapi juga melangkah menuju kemandirian. (*)