BONE — Fasilitas WC umum di sekitar Taman Bunga Arung Palakka, Kota Watampone, Kabupaten Bone, mendadak ramai diperbincangkan. Viral di media sosial karena tak lagi bisa diakses publik, penutupan ini akhirnya dijelaskan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bone.

Pemerintah Kabupaten Bone melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bone, Anwar S.H., M.Si., M.H., angkat bicara. Menurutnya, penutupan WC umum di kawasan Lapangan Merdeka ini dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Bone bukan tanpa alasan.

“Banyak pengunjung abai menjaga kebersihan, sehingga menimbulkan bau tak sedap di area Lapangan Merdeka,” jelas Anwar, Sabtu (12/7).

Penutupan ini, tegas Anwar, hanya bersifat sementara. Ke depan, pemerintah akan melakukan perbaikan fasilitas dan membuka kembali akses WC umum untuk khalayak.

“Ini demi kenyamanan bersama. Jadi kami imbau masyarakat agar peduli dan bertanggung jawab menjaga kebersihan setiap menggunakan fasilitas publik,” tambahnya.

Tak hanya itu, Anwar juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk menambah area tempat shalat di sekitar taman. Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan pengunjung menunaikan ibadah tanpa harus pergi jauh.

Taman Bunga Arung Palakka sendiri menjadi salah satu ruang publik favorit warga Watampone, terutama pada sore hingga malam hari. Namun sayangnya, rendahnya kesadaran sebagian pengunjung masih menjadi tantangan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang terbuka hijau ini.

“Pemerintah daerah berharap masyarakat ikut merasa memiliki fasilitas umum. Karena kalau kita jaga bersama, maka kenyamanan pun akan kita rasakan bersama,” pungkas Anwar. (*)