
BONE–Suasana riuh dan penuh semangat menyelimuti arena pertandingan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, saat Liga Panco Phinisi Seri 1 resmi digelar untuk pertama kalinya. Ajang ini menjadi tonggak sejarah dunia olahraga panco di Bone, yang untuk kali pertama menjadi tuan rumah kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini.

Acara ini dikomandoi oleh Syahrul, S.Psi, seorang promotor muda yang dikenal sebagai pemerhati binaraga dan panco. Ia menjadi motor penggerak utama lahirnya Liga Panco Phinisi, dengan dukungan penuh dari Ketua POGTI Kabupaten Bone, Bapak Haryadi, S.H.
“Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga panggung pembuktian dan ajang silaturahmi atlet panco se-Sulawesi Selatan,” ujar Syahrul dengan antusias. Liga ini dijadwalkan akan berlangsung sepanjang tahun 2025 dan menyambangi lima daerah berbeda: Makassar, Palopo, Sidrap, Parepare, dan Bantaeng.
Pada seri pembuka yang digelar hari ini Minggu, 04 Mei 2025 sebanyak 56 peserta dari berbagai daerah seperti Palopo, Barru, Sidrap, Parepare, Bantaeng, Wajo, dan tuan rumah Bone, unjuk kekuatan dalam delapan kategori pertandingan.
Kategori yang dipertandingkan antara lain:
Pelajar: -65 Kg, -75 Kg, +75 Kg
Umum: -60 Kg, -70 Kg, -80 Kg, +80 Kg
Master 45 Tahun ke Atas
Eksebisi Wanita (bebas berat badan)
Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya penonton yang memadati lokasi pertandingan. Dukungan sorak-sorai dari penonton turut membakar semangat para atlet di atas panggung. Tidak sedikit pula atlet muda berbakat yang mencuri perhatian penonton dan juri.
Liga ini juga menjadi titik tolak pembinaan atlet panco secara berkelanjutan, sejalan dengan misi POGTI Kabupaten Bone untuk menjadikan olahraga ini semakin profesional dan terorganisir.
“Ini baru awal. Kami yakin dari sini akan lahir atlet-atlet nasional bahkan internasional dari Bone dan Sulsel,” kata Haryadi, S.H., usai pembukaan resmi acara.
Dengan atmosfer kompetisi yang sehat dan sportivitas tinggi, Liga Panco Phinisi tak hanya menjadi ajang adu kekuatan otot, tapi juga pemersatu semangat olahraga dan kebersamaan lintas daerah. (*)



Tinggalkan Balasan