WATAMPONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, melaksanakan shalat Jumat secara berjemaah di Masjid Darussalam, Jalan Urip Sumoharjo, Watampone, Jumat (4/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menyampaikan sejumlah perkembangan program Pemerintah Kabupaten Bone sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang tengah berjalan.
H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bone yang selama ini memberikan dukungan terhadap program pemerintah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung penuh beberapa program pemerintah yang telah kami capai,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Dari total target sekitar 981 kilometer, pemerintah telah menyelesaikan sekitar 481 kilometer hingga tahun 2025 dan terus dilanjutkan sampai saat ini.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak terhadap mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan pengaruh positif terhadap sektor pertanian. Infrastruktur yang semakin baik diharapkan dapat memperlancar aktivitas petani serta distribusi berbagai komoditas pertanian.
Selain infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat.
Program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk anak yatim piatu. Para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari asrama, makanan, pakaian hingga berbagai fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.
Bupati Bone mengatakan, pada tahun mendatang diprediksi terdapat sekitar 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu yang dapat mengikuti program tersebut. Mereka merupakan anak-anak yang memiliki kemauan serius untuk melanjutkan pendidikan dengan pembiayaan yang ditanggung oleh negara.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat Bone bahwa daerah tersebut telah melahirkan sejumlah tokoh yang kini berkiprah di tingkat nasional, termasuk di jajaran kementerian.
Menurutnya, sejumlah putra asli Bone yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertanian, Menteri Pertahanan, dan Menteri Agama bukan berasal dari keluarga yang serba berkecukupan.
“Mereka lahir bukan dari kemapanan, tetapi berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Hal itu seharusnya melecut semangat kita untuk berbuat lebih besar bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Selain menyampaikan perkembangan pembangunan, Bupati Bone juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.
Ia meminta warga yang hendak meninggalkan rumah untuk memastikan kondisi dapur dan sumber api telah benar-benar aman.
“Bagi yang meninggalkan rumah, jangan lupa periksa baik-baik dapur. Siapa tahu masih ada api yang menyala. Ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pesannya.
Terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Bone juga telah mengambil langkah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian BBM.
Pembentukan satgas tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia mengingatkan agar setiap pendatang dari luar daerah yang tinggal di suatu lingkungan segera dilaporkan kepada aparat setempat.
“Kalau ada orang dari luar selama 1 x 24 jam, harus melaporkan diri kepada aparat setempat,” tegasnya.
Bupati Bone berharap seluruh masyarakat dapat terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah, menjaga lingkungan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif demi kemajuan Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan