BONE– Bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, Selasa (5/11/2025) menjadi pusat pengambilan kebijakan daerah, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. menerima kunjungan Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad.
Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah awal membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan BPVP Bantaeng dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mandiri.
Dalam pertemuan itu, Bupati Bone mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah fokus menekan angka pengangguran dan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem. Menurutnya, peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan vokasi menjadi kunci untuk menciptakan kemandirian ekonomi.
“Salah satu upaya pengentasan kemiskinan ekstrem adalah memberikan pelatihan kepada keluarga kurang mampu agar mereka memiliki keterampilan dan produktivitas. Dengan begitu, mereka bisa mandiri, berwirausaha, atau terserap di sektor swasta,” ujar Bupati Andi Asman.
Bupati juga menambahkan, perhatian pemerintah daerah tidak hanya terfokus pada masyarakat miskin ekstrem, tetapi juga kepada para tenaga kerja yang terlibat dalam program nasional seperti SPPG dan MBG. Ia berharap mereka juga bisa mendapatkan akses pelatihan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Kalau ada pelatihan di luar daerah atau luar negeri, kami berharap warga Bone bisa diprioritaskan. Ini penting untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, menyambut baik langkah yang ditempuh Pemkab Bone. Ia menilai program Bupati Bone sejalan dengan arah kebijakan nasional yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan produktivitas masyarakat.
“Apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone sejalan dengan program kami. Tahun 2026 nanti, akan banyak pelatihan yang disinergikan dengan program nasional, termasuk bagi pekerja SPPG dan masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap Arsad.
Lebih lanjut, Arsad menuturkan bahwa BPVP Bantaeng terbuka terhadap kerja sama lintas daerah, terutama dalam pengembangan tenaga kerja berbasis kebutuhan industri dan potensi lokal.
“Program nasional kami terbuka untuk semua. Dari pertemuan ini, insyaallah akan dibangun nota kesepahaman (MoU) antara BPVP Bantaeng dan Pemerintah Kabupaten Bone,” ujarnya menutup pertemuan.
Dengan sinergi tersebut, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bone tak hanya sebatas bantuan sosial, tetapi juga melalui peningkatan keterampilan dan produktivitas masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen Bupati Bone dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. (*)



Tinggalkan Balasan