BONE — Gemerlap lampu dan sorak penonton menyambut malam istimewa di Lapangan Merdeka Watampone, Kamis (07/08/2025). Di tengah hiruk-pikuk warga yang antusias, tidak hanya hiburan yang ditunggu, tapi juga harapan baru yang hadir dalam bentuk dokumen legal: Akta Pendirian UMKM.
Malam itu, Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM dan Wakil Bupati Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, resmi meluncurkan program UMKM Merdeka Pra Sejahtera melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone. Kegiatan ini menjadi salah satu manifestasi nyata dari visi kepemimpinan mereka yang dikenal dengan tagline “BerAmal” — Bersama Membangun Bone Berkeadilan dan Sejahtera.
Launching ditandai secara simbolis dengan penyerahan Akta Pendirian Notaris kepada pelaku UMKM oleh Bupati Bone, disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bone, H. Hamzah Sanusi, S.Sos., M.Si. Suasana penuh haru terlihat di wajah para pelaku usaha mikro yang kini secara resmi memiliki legalitas atas usahanya.
“Dengan akta pendirian dari notaris ini, pemerintah bisa lebih mudah melakukan pembinaan dan pemberian bantuan ke depan,” ujar Bupati Andi Asman Sulaiman. “Kita hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan gerobak, tapi juga memberi legalitas yang akan membuka banyak peluang baru bagi UMKM kita,” tambahnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, legalitas bukan hanya lembaran kertas. Ia adalah pintu masuk menuju penguatan kelembagaan UMKM, yang pada akhirnya bisa berdaya secara ekonomi, tidak hanya lokal tapi juga regional, bahkan nasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM, H. Hamzah Sanusi, menjelaskan bahwa momentum ini adalah kelanjutan dari rangkaian pembinaan berkelanjutan terhadap UMKM. Sebelumnya, Pemkab Bone telah menyalurkan 50 unit gerobak usaha melalui program CSR Bank Mandiri, yang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM setiap Minggu pagi dalam kegiatan Car Free Day Watampone.
“Kini mereka kembali hadir di Lapangan Merdeka, bukan hanya berjualan, tetapi sebagai pelaku usaha yang sudah memiliki alas hak yang sah,” ujarnya. “Kami ingin para pelaku UMKM ini tak lagi dianggap usaha informal semata. Mereka kini sah di mata hukum dan layak mendapatkan akses pembinaan, pelatihan, hingga bantuan modal dari berbagai sumber, termasuk APBD, APBN, maupun anggaran CSR,” ujarnya.
Tak hanya penuh makna, malam launching juga terasa semarak dengan hadirnya artis nasional Tri Suaka, yang tampil membawakan lagu-lagu hits-nya dan berhasil menghipnotis ribuan penonton yang memadati area Lapangan Merdeka. Namun, hiburan ini bukan sekadar penarik massa. Ia menjadi simbol bahwa UMKM juga bisa naik kelas, sejajar dengan panggung-panggung besar.
“Semoga peluncuran ini menjadi awal transformasi besar UMKM di Bone, dari pra sejahtera menuju UMKM mandiri dan berdaya saing tinggi,” tutup Bupati Bone yang disambut tepuk tangan hangat warga dan pelaku UMKM yang hadir. (*)



Tinggalkan Balasan