BONE– Di tengah semangat membawa Kabupaten Bone menuju tata kelola lingkungan yang semakin baik, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus studi strategis ke Magelang pada Minggu, 22 Februari 2026.
Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka itu diterima langsung oleh Wali Kota Magelang dalam suasana sederhana namun penuh makna. Pertemuan tersebut secara khusus membahas pengelolaan sampah dan strategi mempertahankan prestasi Adipura sebuah penghargaan bergengsi di bidang kebersihan dan tata kelola lingkungan perkotaan.
Kabupaten Bone sendiri tengah berbahagia. Setelah melalui proses penilaian panjang dan pembenahan di berbagai sektor, Bone dipastikan menjadi salah satu penerima Adipura. Capaian ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Bone sekaligus bukti bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah dan warga membuahkan hasil nyata.
Dalam pertemuan tersebut, diskusi mengerucut pada praktik terbaik (best practice) pengelolaan sampah terpadu, penguatan bank sampah, edukasi masyarakat, hingga inovasi pengurangan sampah dari sumbernya. Magelang dikenal sebagai salah satu kota yang konsisten menjaga standar kebersihan, sehingga menjadi referensi penting bagi daerah lain yang ingin mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas lingkungannya.
Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar. “Adipura adalah simbol. Yang terpenting adalah bagaimana budaya bersih itu tumbuh dan menjadi karakter masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tantangan pengelolaan sampah ke depan semakin kompleks, seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Karena itu, dibutuhkan pendekatan sistematis mulai dari regulasi, infrastruktur, hingga perubahan perilaku masyarakat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bone dalam memastikan capaian Adipura bukan sekadar prestasi sesaat, tetapi berkelanjutan. Dengan semangat BerAmal, Bone terus bergerak memperkuat fondasi tata kelola lingkungan yang modern dan partisipatif.
Di Magelang, inspirasi dipetik. Di Bone, komitmen diteguhkan. Dan di antara keduanya, tersambung satu tekad: menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar program. (*)



Tinggalkan Balasan