BONE–Di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM bersama Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin, MM, pengembangan karier aparatur sipil negara khususnya penyuluh pertanian mendapatkan angin segar. Komitmen menghadirkan birokrasi profesional berbasis kinerja bukan sekadar jargon, melainkan diwujudkan melalui kebijakan promosi yang adil dan terukur.
Setelah sebelumnya Andi Murtiningsi, SP, MP, penyuluh dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Bontocani, kini giliran Muhammad Amin Jaya, S.TP mendapat kepercayaan memimpin wilayah Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Terhitung mulai 25 Desember 2025, Muhammad Amin Jaya resmi menjabat sebagai camat. Momentum tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman pada Rabu, 24 Desember 2025, di Lapangan Merdeka Watampone.
Pelantikan ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan penyerahan ribuan SK PPPK Paruh Waktu, sebuah peristiwa penting yang menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan sumber daya manusia dan tata kelola birokrasi yang inklusif.
Bagi Bupati Bone, promosi jabatan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran diberikan ruang yang sama untuk berkembang, selama mampu menunjukkan dedikasi dan hasil kerja nyata. Visi dan misi BerAmal—Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan (Maberre) menjadi alat ukur utama dalam menilai kinerja aparatur.
“Setiap jabatan promosi harus diiringi dengan kinerja maksimal. Evaluasi dilakukan setiap enam bulan. Terutama bagi pejabat yang mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), target harus tercapai dan dibuktikan, bukan hanya di atas kertas,” tegas Bupati.
Sementara itu, Muhammad Amin Jaya menyampaikan rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Ia menilai kepercayaan tersebut sebagai motivasi besar untuk bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini adalah amanah yang harus saya emban dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan dari pimpinan menjadi penyemangat untuk memberikan yang terbaik. Terlebih di era kepemimpinan BerAmal, banyak target yang ingin kita capai bersama demi kemajuan daerah,” ungkapnya.
Pelantikan ini menjadi cerminan bahwa di Kabupaten Bone, kerja keras dan kompetensi membuka jalan pengabdian yang lebih luas sekaligus menandai babak baru regenerasi kepemimpinan birokrasi yang berorientasi pada hasil dan pelayanan publik. (*)



Tinggalkan Balasan