BONE–Di tengah maraknya perayaan kelulusan siswa yang kerap mengandalkan kemewahan dan biaya tinggi, SMA Negeri 12 Bone justru tampil beda Minggu, 04 Mei 2025. Sekolah ini menunjukkan bahwa kebahagiaan perpisahan tidak harus mewah. Dengan mengusung konsep sederhana dan penuh makna, penamatan siswa kelas XII dilaksanakan melalui zikir bersama dan sesi motivasi pendidikan, tanpa membebani orang tua siswa.
Acara yang digelar dengan khidmat tersebut turut dihadiri oleh Kasi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd. Ia hadir secara langsung untuk memberikan motivasi kepada para siswa dan orang tua yang turut diundang.
Dr. Shabiel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif SMAN 12 Bone yang telah melaksanakan edaran Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan. Dalam edaran tersebut, penamatan siswa diminta dilakukan secara sederhana dan tidak memberatkan secara ekonomi.
“Luar biasa, SMAN 12 Bone benar-benar menerapkan instruksi ini. Mereka menggelar acara penuh makna, minim biaya, bahkan tidak memungut satu rupiah pun dari orang tua siswa,” ujarnya.
Dalam ceramah motivasi yang disampaikan di hadapan para lulusan dan orang tua, Dr. Shabiel menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan kunci untuk menguasai kehidupan dunia sekaligus menjadi bekal untuk akhirat.
Namun, lebih dari itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya adab dalam kehidupan.
“Ilmu memang penting, tetapi adab jauh lebih utama. Adab menempati kedudukan yang lebih tinggi dari ilmu. Maka, jangan hanya menjadi orang pintar, tapi jadilah manusia yang berakhlak,” pesannya penuh harap.
Acara ditutup dengan doa bersama, membawa nuansa haru dan syukur dari para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan menengahnya, serta semangat baru untuk menatap masa depan. Penamatan sederhana ini menjadi bukti bahwa nilai dan makna jauh lebih penting dari sekadar seremoni megah. (*)



Tinggalkan Balasan