BONE–Suasana penuh semangat dan gairah kompetisi mengiringi dimulainya turnamen basket bergengsi Four Backet Club (FBC) Smantib Cup VIII yang diselenggarakan oleh SMAN 13 Bone pada 20-28 Desember 2024. Bertempat di Lapangan Basket Manunggal Toddopuli, turnamen ini menjadi ajang berkumpulnya para atlet muda berbakat se-Sulawesi Selatan untuk bersaing meraih prestasi.

Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, Drs. Haedar, M.Si. Dalam acara pembukaan tersebut, hadir pula sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan Kapolres Bone, Dandim 1407/Bone, serta Plt Kepala Cabang Dinas Wilayah III Bone, Muhadisa, S.Sos, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap ajang ini.
Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Dedi Saputra, dalam laporannya mengungkapkan bahwa FBC Smantib Cup VIII kali ini diikuti oleh 16 klub putra dan 15 klub putri yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Para peserta datang dari kota-kota seperti Pinrang, Wajo, Sinjai, Barru, Pangkep, Makassar, Luwu, Parepare, Palopo, dan Soppeng, yang menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat para atlet muda untuk berkompetisi.

“Antusiasme peserta sangat tinggi, dan kami bangga menjadi bagian dari perjalanan para atlet muda ini. FBC Smantib Cup VIII menawarkan persaingan yang ketat dengan hadiah yang tidak main-main,” ujar Dedi. Selain memperebutkan Piala Bergilir, pemenang turnamen tahun ini juga berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp18 juta.
Tahun lalu, Piala Bergilir berhasil direbut oleh SMAN 2 Luwu, dan tahun ini sorotan tertuju pada klub-klub unggulan yang siap menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan. Persaingan yang ketat dipastikan akan mewarnai jalannya turnamen, di mana setiap tim bertekad untuk meraih kemenangan dan mengukir sejarah baru.
FBC Smantib Cup telah menjadi agenda tahunan yang sangat dinanti oleh komunitas olahraga Sulawesi Selatan. Selain sebagai bagian dari perayaan ulang tahun SMAN 13 Bone, turnamen ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan atlet muda dan ajang mempererat hubungan antar sekolah serta daerah.

Dengan atmosfer yang penuh semangat, FBC Smantib Cup VIII diyakini akan menjadi momen tak terlupakan bagi para peserta dan penonton yang hadir. Turnamen ini tidak hanya menyajikan aksi-aksi terbaik di lapangan, tetapi juga menjadi simbol dari semangat juang dan persatuan komunitas olahraga Sulawesi Selatan.
Kepala SMAN 13 Bone, Drs. Hamzah, MM, menegaskan pentingnya kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolahnya sebagai ruang untuk melepas penat setelah para siswa menjalani ujian semester yang intens. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan talenta siswa, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan di antara kita,” ungkap Hamzah dalam sambutannya.
Ajang yang dihadiri oleh peserta dari berbagai sekolah ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk beristirahat sejenak dan merefresh pikiran mereka setelah tekanan ujian semester yang mempengaruhi fokus dan konsentrasi. “Selain sebagai ajang pengembangan diri, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menyegarkan pikiran mereka, sehingga mereka bisa kembali dengan semangat baru,” tambahnya.
Sebagai tuan rumah, Hamzah menyambut para peserta dengan hangat. “Selamat datang di Kabupaten Bone, kota Beradab dan Bumi Arung Palakka. Nikmati suasana di sini, dan jangan lupa mencicipi wisata kuliner khas kami, terutama kepiting yang sangat lezat,” katanya, sembari mengajak para peserta untuk menikmati keindahan dan kekayaan lokal Bone.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi SMAN 13 Bone untuk mendorong siswanya berprestasi lebih jauh, khususnya di bidang olahraga. Hamzah berharap ajang ini bisa memotivasi para siswa untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan mereka. “Semoga melalui kompetisi ini, siswa-siswi kami dapat membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi, terutama dalam cabang olahraga basket,” harapnya.
Atmosfer yang penuh semangat dan antusiasme berhasil tercipta sepanjang acara. Tidak hanya kompetisi yang berlangsung dengan sportif, tetapi juga semangat kebersamaan yang terjalin di antara peserta dan panitia. Hal ini menjadi nilai utama yang diusung oleh kegiatan ini, menegaskan bahwa kebersamaan dan persaudaraan adalah fondasi penting dalam setiap pencapaian.
Dengan suksesnya acara ini, SMAN 13 Bone terus berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta bakat di berbagai bidang. Ini hanyalah langkah awal dari banyak prestasi yang akan datang, dan SMAN 13 Bone akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi siswa dan masyarakat.
Syahruddin, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone, mengungkapkan keprihatinannya atas capaian Bone yang dua kali berturut-turut berada di posisi keempat dalam Porprov.
“Prestasi kita menurun. Mudah-mudahan melalui event seperti ini dapat menjadi dukungan untuk meningkatkan posisi Bone di Porprov Wajo mendatang,” ujar Syahruddin. Ia menambahkan, event tahunan seperti ini menjadi kesempatan emas untuk menyeleksi atlet berbakat yang bisa diandalkan di ajang yang lebih besar. Tahun ini adalah tahun kedelapan pelaksanaan event tersebut, dan diharapkan kontinuitasnya memberikan dampak positif bagi pembinaan olahraga di Bone.
Sejalan dengan hal itu, Kabid Peningkatan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bone, Drs. Haedar, M.Si, juga menekankan pentingnya penyelenggaraan event untuk melahirkan atlet berbakat. Ia menyebutkan bahwa pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) lalu, cabang olahraga basket berhasil menembus enam besar.
“Perbanyak event agar kita bisa melahirkan lebih banyak atlet berbakat. Selain itu, melalui pertandingan-pertandingan ini, atlet dapat terbiasa dengan atmosfer kompetisi,” kata Haedar. Ia juga menyarankan pembentukan tim bayangan sebagai langkah persiapan menghadapi Pra Porprov di Wajo.
Dispora Bone juga mendapat arahan dari provinsi untuk mendorong setiap Pengurus Cabang (Pencab) olahraga memperbanyak event sebagai bagian dari pembinaan. “Kami berharap, kejuaraan ini dapat berlangsung dengan aman dan memberikan dampak positif untuk olahraga Bone,” tambah Haedar.
Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang lebih terarah, Bone berharap dapat kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu kabupaten dengan prestasi olahraga terbaik di Sulawesi Selatan. Event-event tahunan diharapkan menjadi batu loncatan untuk menggapai asa di Porprov Wajo. (*)



Tinggalkan Balasan