BONE — Jalan berliku menuju wilayah pegunungan Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, tak menyurutkan langkah Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. untuk menemui langsung masyarakat Desa Salebba, Jumat (4/9/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik hamparan perbukitan dan kehidupan masyarakat yang jauh dari pusat perkotaan, tersimpan kebutuhan mendasar yang hingga kini masih menjadi harapan warga: akses infrastruktur yang lebih layak.

Di Desa Salebba, Andi Asman berdialog dan bersilaturahmi dengan warga. Ia menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait kondisi akses jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi mobilitas warga di kawasan pegunungan.

Salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah rencana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Salebba dengan Desa Bolli.

Bagi masyarakat di wilayah tersebut, akses jalan bukan hanya soal kenyamanan perjalanan. Jalan yang baik menjadi penghubung antara rumah, lahan pertanian, pasar, sekolah, hingga pusat pelayanan masyarakat.

Andi Asman menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah yang mudah dijangkau. Pemerataan harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pelosok dan kawasan pegunungan.

“Pembangunan harus berkeadilan. Masyarakat di wilayah pegunungan juga berhak mendapatkan infrastruktur yang layak,” ujar Andi Asman.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai akan memberikan dampak luas bagi kehidupan masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, akses yang lebih baik juga akan memudahkan distribusi hasil pertanian dari sentra produksi menuju pasar.

Hal itu dinilai penting mengingat sebagian masyarakat di kawasan Ponre menggantungkan perekonomian dari sektor pertanian.

Hasil pertanian yang selama ini harus melewati akses jalan yang sulit tentu membutuhkan biaya dan waktu lebih besar untuk sampai ke pasar. Dengan infrastruktur yang lebih baik, rantai distribusi diharapkan menjadi lebih efisien sehingga aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak.

Kunjungan Bupati Bone ke Salebba pun menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak semestinya berhenti di pusat kota. Dari wilayah pegunungan, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa denyut pembangunan juga hadir di tengah masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan keterbatasan akses.

Bagi warga Salebba dan Desa Bolli, rencana pembangunan jalan dan jembatan bukan sekadar proyek fisik. Infrastruktur tersebut adalah pintu menuju mobilitas yang lebih mudah, perekonomian yang lebih berkembang, serta harapan agar jarak geografis tidak lagi menjadi penghalang untuk merasakan hasil pembangunan.

Dari lereng-lereng pegunungan Ponre, pesan yang dibawa Bupati Andi Asman cukup jelas: pembangunan harus sampai kepada semua, tanpa terkecuali. (*)