BONE–Laga persahabatan antara Jurnalis Bone dan Kodim 1407/Bone di Lapangan Mini Soccer 79, Jalan Sungai Musi, Jumat (5/12/2025) sore, berubah menjadi tontonan penuh adrenalin. Meski hanya bertajuk persahabatan, suasana pertandingan jauh dari kata santai tensi tinggi, sorak-sorai suporter, hingga drama gol beruntun menjadikannya layaknya laga kompetitif profesional.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tim Kodim tampil agresif. Serangan bertubi-tubi membuat pertahanan Jurnalis Bone bekerja keras menghalau tekanan. Belum genap beberapa menit, Dandim Bone Letkol Inf La Ode Muhammad Idrus menjadi pembuka pesta gol lewat lesakan cepat yang memaksa kiper Jurnalis Bone memungut bola dari gawang. Kodim tak berhenti sampai di situ. Mereka kembali menambah gol kedua, membuat skor berubah menjadi 2-0 dan suporter mereka bersorak keras di pinggir lapangan.
Tertinggal dua gol tak membuat tim Jurnalis Bone mengibarkan bendera putih. Justru dari titik itulah permainan mereka mulai menemukan ritme. Serangan balik cepat, kerja sama apik antarlini, serta mentalitas yang tak mau kalah mulai terlihat.
Andi menjadi pemecah kebuntuan. Dengan penyelesaian dingin, ia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol itu menjadi pemantik semangat tim. Tak lama kemudian, Irfan tampil memukau dengan gol penyama kedudukan, membuat skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kian memanas.
Namun Kodim menunjukkan bahwa mereka belum kehabisan tenaga. Serangan tersusun rapi dari sisi sayap kembali membuahkan hasil. Satu gol tambahan membuat Kodim unggul lagi, 3-2.
Pertandingan semakin panas, tetapi di sinilah karakter Jurnalis Bone muncul. Mereka menolak menyerah. Irfan kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol keduanya, membawa duel kembali imbang 3-3.
Dramanya belum selesai. Di menit-menit akhir, ketika kedua tim tampak sama-sama kelelahan, Agus muncul sebagai pahlawan. Ia memanfaatkan peluang emas dan melepaskan tembakan terarah yang gagal dibendung kiper Kodim. Gol itu membuat Jurnalis Bone berbalik unggul 4-3, sekaligus memastikan kemenangan dramatis bagi tim wartawan.
Peluit panjang berbunyi, menandai akhir pertandingan yang tidak hanya sarat gol, tetapi juga penuh emosi dan semangat kebersamaan. Meski di lapangan kedua tim bermain total, suasana persaudaraan segera kembali mengambil alih. Para pemain saling berpelukan, bercanda, dan tertawa bersama.
Laga ini menjadi bukti bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan jembatan silaturahmi yang kuat antara insan pers dan jajaran Kodim 1407/Bone. Di atas lapangan mereka berjuang keras, namun di luar lapangan keduanya tetap satu dalam semangat kebersamaan dan sportivitas. (*)



Tinggalkan Balasan