BONE– Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Melalui semangat kepemimpinan dengan tagline “BerAmal”, pemerintah daerah memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN lingkup Pemkab Bone akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi pegawai negeri sipil (PNS), tetapi juga bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu yang turut menjadi bagian penting dalam roda pemerintahan daerah. Pembayaran TPP ini direncanakan mencakup dua bulan sekaligus, yakni Januari dan Februari 2026, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, SP., M.Si memastikan bahwa proses pencairan tengah dipersiapkan secara administratif agar dana dapat segera diterima oleh seluruh pegawai.

“Insya Allah TPP ini akan diterima oleh jajaran ASN sebelum Hari Raya Idul Fitri. Nilainya cukup besar dan diharapkan dapat membantu kebutuhan pegawai, khususnya menjelang hari raya,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah, jumlah penerima TPP ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone mencapai 6.032 orang. Nilai TPP yang akan dibayarkan untuk bulan Januari sebesar Rp3.516.278.029, dan bulan Februari dengan jumlah yang sama, sehingga total pembayaran untuk dua bulan mencapai Rp7.032.556.058.

Sementara itu, TPP bagi PPPK penuh waktu juga turut disiapkan. Jumlah penerima tercatat sebanyak 4.508 orang dengan nilai TPP Januari sebesar Rp131.614.558 dan TPP Februari sebesar Rp131.614.558, sehingga total pembayaran selama dua bulan mencapai Rp263.229.116.

Jika digabungkan, total anggaran yang disiapkan pemerintah daerah untuk pembayaran TPP ASN dan PPPK selama dua bulan tersebut mencapai lebih dari Rp7,29 miliar.

Langkah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memberikan penghargaan terhadap kinerja aparatur sekaligus menjaga semangat pelayanan publik. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan, pencairan TPP ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pegawai, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi di daerah.

Dengan kebijakan tersebut, kepemimpinan BerAmal di Kabupaten Bone terus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan program sosial, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan aparatur yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. (*)