BONE– Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat memastikan kesiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, meski penetapan hari raya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Melalui surat edaran Sekretariat Daerah tertanggal 17 Maret 2026, jajaran petugas pelaksana Shalat Id di Lapangan Merdeka, Watampone, mulai disiagakan sejak dini.

Surat bernomor 400.8/238/SET itu menjadi penegas dari edaran sebelumnya, yang menyebutkan jadwal sementara pelaksanaan Shalat Id pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru, menekankan bahwa tanggal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah pusat.

Di tengah ketidakpastian tanggal pasti, Pemerintah Kabupaten Bone memilih untuk tidak menunggu. Persiapan tetap dimatangkan, mulai dari penunjukan khatib, imam, hingga petugas protokol. Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaan ibadah tetap berjalan lancar dan khidmat saat hari kemenangan tiba.

Sejumlah nama telah ditetapkan mengisi peran penting dalam pelaksanaan Shalat Id di Lapangan Merdeka. H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Pd.I yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone didapuk sebagai khatib, didampingi H. Abd. Wahid, S.Ag. sebagai naib khatib.

Sementara itu, posisi imam shalat dipercayakan kepada Arman Iskandar, S.Q, dengan Suturdi Hamid, S.Pd., M.Pd sebagai naib imam. Adapun M. Nur Musbir, S.Ag turut mengambil peran dalam unsur pendukung pelaksanaan ibadah.

Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Selain memiliki kapasitas keilmuan agama yang mumpuni, para petugas juga dinilai berpengalaman dalam memimpin pelaksanaan ibadah di ruang publik berskala besar.

Lapangan Merdeka sebagai pusat pelaksanaan Shalat Id di Kabupaten Bone setiap tahunnya selalu dipadati jamaah dari berbagai penjuru. Karena itu, kesiapan petugas menjadi kunci utama untuk menjaga kekhusyukan dan ketertiban ibadah.

Pemerintah daerah juga membuka ruang penyesuaian jika terjadi perubahan jadwal. Fleksibilitas ini menjadi bagian dari komitmen untuk tetap selaras dengan keputusan nasional, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Bone berharap momentum Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan penuh makna, menjadi titik kembali bagi masyarakat menuju fitrah dengan suasana kebersamaan yang hangat. (*)