BONE– Di tengah suasana bulan suci Ramadan, langkah kaki Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM tak hanya terarah ke ruang kerja dan agenda formal pemerintahan. Ia memilih turun langsung menyusuri sejumlah jalan poros kota yang masih membutuhkan perhatian serius, sembari menjalani ibadah puasa pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Salah satu titik yang dikunjungi adalah jalan lingkar di Kelurahan Pappolo hingga penghubung Kelurahan Walannae Kecamatan Tanete Riattang yang dikenal masyarakat dengan sebutan Jalan Lingkar Barugae. Di ruas jalan itu, kondisi infrastruktur yang belum maksimal tampak jelas beberapa bagian masih memerlukan pembenahan agar lebih nyaman dilalui warga.

Di lokasi tersebut, Bupati Bone menyempatkan diri berhenti dan menyapa warga yang sedang duduk bersantai di tepi jalan. Sejumlah petani juga terlihat menjemur padi di pinggir jalan memanfaatkan terik matahari. Suasana akrab pun tercipta. Tanpa sekat, orang nomor satu di Kabupaten Bone itu berdialog langsung, mendengar keluhan sekaligus harapan masyarakat.

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan perbaikan jalan. Warga berharap akses tersebut dapat segera ditingkatkan demi kelancaran mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

Mendengar hal itu, Bupati Bone menyampaikan bahwa aspirasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menegaskan akan mengupayakan agar perbaikan jalan di kawasan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan ke depan.

“Insya Allah, ini menjadi catatan kami. Kami akan berusaha agar jalan ini bisa menjadi prioritas untuk diperbaiki,” ujarnya di hadapan warga.

Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mengawal dan menyukseskan program pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada sinergi dan partisipasi warga.

Di bawah kepemimpinan BerAmal, Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap di berbagai sektor, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur jalan.

Bupati berharap, dengan dukungan penuh masyarakat, pemerintahan Kabupaten Bone dapat menjadi model tata kelola yang baik dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan warga, berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan secara bertahap demi kemajuan daerah.

Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pemantauan infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya—hadir, mendengar, dan berkomitmen untuk bertindak. (*)