BONE– Hari pertama masuk kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung dengan nuansa berbeda. Di bawah langit pagi yang masih menyisakan semangat kebersamaan Lebaran, halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bone, Rabu (25/3/2026), menjadi saksi pelantikan sejumlah pejabat eselon II dan III.

Momentum ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penanda dimulainya ritme baru birokrasi yang diharapkan semakin adaptif dan berorientasi pada kinerja.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah pelantikan Andi Zainal Wahyudi, SE. Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Tanete Riattang itu kini resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone. Jabatan tersebut diraih setelah melalui proses seleksi terbuka lelang jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah berlangsung sejak tahun 2025.

Pergerakan jabatan juga terjadi di level eselon II. H. Barham Bahtiar yang sebelumnya memimpin Dinas Pariwisata Kabupaten Bone kini dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bone, menggantikan Hj. Andi Nurmalia, SH. Sementara itu, Hj. Andi Nurmalia justru mengisi posisi yang ditinggalkan, yakni sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone. Kemudian, Budiono, S.Sos., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bone dimutasi sebagai Asisten III Pemkab Bone. Pergeseran ini menjadi bagian dari strategi penyegaran organisasi yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi di masing-masing sektor.

Di jajaran eselon III, dinamika serupa juga terlihat. Andi Habibie, ST., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Tata Lingkungan Hidup mendapat promosi sebagai Camat Tanete Riattang Timur. Ia menggantikan Dr. Andi Muhammad Iqbal Walinono, SE., M.Si yang kini dipercaya memimpin Kecamatan Tanete Riattang.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.Si dalam arahannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari hasil proses lelang jabatan yang telah dilakukan secara terbuka dan akuntabel pada tahun 2025. Khusus untuk promosi jabatan camat, ia menekankan adanya bentuk apresiasi terhadap kinerja aparatur yang telah berkontribusi dalam capaian daerah.

Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan Kabupaten Bone meraih Piala Adipura dan masuk dalam 10 besar terbaik nasional dalam pengelolaan sampah. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil kerja kolektif yang patut diapresiasi, sekaligus menjadi motivasi bagi pejabat yang baru dilantik.

“Segera menyesuaikan diri dan bekerja secara maksimal. Apa yang sudah diraih harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tegas Bupati.

Pelantikan di hari pertama kerja ini seolah menjadi pesan kuat bahwa selepas Lebaran bukan hanya waktu untuk kembali bekerja, tetapi juga momentum memperbarui komitmen dalam melayani masyarakat. Di tengah dinamika pemerintahan, rotasi jabatan menjadi bagian penting dalam menjaga energi organisasi tetap hidup, bergerak, dan terus bertumbuh menuju tata kelola yang lebih baik. (*)