BONE — Di hadapan para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, seorang ASN muda dengan rekam jejak birokrasi yang cemerlang resmi mengemban amanah baru pada Rabu, 05 November 2025. Ia adalah Asdi Sutriadi Sadar, S.STP., MAP, yang dilantik sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bone oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Pelantikan ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi karier Asdi, tetapi juga bagi penguatan pola komunikasi Pemerintah Daerah Bone yang selama ini terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman. Jabatan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan bukan sekadar posisi administratif; ia memegang peran strategis dalam memastikan pesan, agenda, dan komunikasi kepemimpinan daerah tersampaikan secara utuh, efektif, serta berdampak.
Asdi bukanlah wajah baru di lingkup birokrasi Bone. Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini menapaki tangga kariernya dengan rapi dan terukur. Salah satu masa pengabdian yang meninggalkan jejak kuat adalah ketika ia menjabat sebagai Lurah Biru, Kecamatan Tanete Riattang.
Di sana, Asdi dikenal sebagai pemimpin muda yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Program-program pelayanan administrasi publik yang ia jalankan dinilai mampu menghadirkan efisiensi, kedekatan, dan kemudahan bagi warga. Tak heran, pada masa akhir kepemimpinan Bupati Bone periode sebelumnya, H. Andi Fahsar M. Padjalangi, Asdi mendapat kepercayaan promosi sebagai Sekretaris Camat Amali.
Selama menjabat sebagai Sekcam Amali, karakter kerja Asdi semakin terlihat. Ia dikenal ulet, pekerja keras, serta mampu menjaga harmonisasi koordinasi antara perangkat kecamatan hingga desa. Pendekatannya yang komunikatif membantu mempercepat pelaksanaan program pemerintah di wilayah tersebut.
Kinerja tersebut tidak luput dari perhatian Bupati Bone saat ini, H. Andi Asman Sulaiman, yang dikenal selektif dalam menempatkan posisi strategis di lingkup pemerintahan. Dalam satu tahun masa kepemimpinannya, penilaian berbasis rekam kerja, integritas, dan kemampuan adaptif menjadi pondasi utama penyusunan struktur birokrasi daerah. Dan dari situ, nama Asdi Sutriadi Sadar mengemuka.
Penunjukan Asdi sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan bukan hanya bentuk apresiasi terhadap prestasinya, tetapi juga penegasan arah reformasi manajemen komunikasi pemerintahan yang lebih modern, sigap, dan humanis.
Asdi menyambut amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal, berkolaborasi, dan menghadirkan pola komunikasi yang lebih terbuka, ramah, dan berdaya guna.
Dengan posisi barunya, Asdi kini berada di garda depan komunikasi pemerintah daerah. Ia akan menjadi penghubung utama antara pimpinan daerah dengan publik, media, dan berbagai pemangku kepentingan. Tugas tersebut menuntut kecermatan, ketelitian, kepekaan sosial, serta kecakapan dalam menyusun narasi pembangunan daerah.
Namun, bila melihat jejak langkah dan etos kerjanya selama ini, harapan itu terasa berada di tangan yang tepat. Asdi Sutriadi Sadar melangkah dengan kehati-hatian, namun penuh keyakinan. Dari Biru ke Amali, dan kini ke jantung koordinasi pemerintahan kabupaten ia membawa energi kepemudaan, pengalaman lapangan, dan komitmen pelayanan. (*)



Tinggalkan Balasan