BONE–Hari Aksara Internasional menjadi momen penuh semangat di Kabupaten Bone. Dinas Pendidikan Kabupaten Bone memeriahkan perayaan ini dengan menggelar lomba olahraga tradisional yang melibatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Bone Jumat, 13 Desember 2024.

Bertempat di halaman kantor Dinas Pendidikan, suasana pagi itu dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan semangat kompetisi. Dua cabang olahraga tradisional, tarik tambang dan lari karung, menjadi pusat perhatian warga PKBM yang antusias menunjukkan kebolehan mereka.

Lomba tarik tambang kali ini memberikan warna baru. Setiap tim terdiri dari kombinasi tiga pria dan tiga wanita dari masing-masing PKBM, menciptakan harmoni kerja sama dan keseruan tersendiri. Setelah pertandingan sengit, PKBM Lapanni Kelurahan Waetuo Kecamatan Tanete Riattang Timur berhasil keluar sebagai juara dengan strategi dan kekompakan mereka yang luar biasa.

Keseruan berlanjut dengan lomba lari karung. Berbeda dari biasanya, lomba ini diawali dengan para peserta berlari sejauh 100 meter menuju tumpukan karung sebelum memulai aksi meloncat-loncat khas lari karung. Adegan lucu seperti peserta yang terpeleset hingga jatuh, disambut gelak tawa dan sorakan penonton, menambah kehangatan acara tersebut.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan, Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar perlombaan. “Lomba Olahraga Tradisional ini adalah bentuk apresiasi terhadap Hari Aksara Internasional. Selain membangun semangat kompetisi, kami ingin mempererat tali silaturahmi antarwarga PKBM,” ungkapnya.

Semangat dan kebersamaan yang terpancar di setiap momen lomba ini menjadi bukti bahwa olahraga tradisional mampu menjadi media perekat sekaligus sarana hiburan yang sederhana namun bermakna. Melalui ajang ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone tidak hanya menyemarakkan Hari Aksara Internasional, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga PKBM.

Momentum seperti ini diharapkan terus menjadi tradisi, mencerminkan pentingnya literasi dan pendidikan nonformal dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya. (*)