BONE– Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone ambil bagian dalam gerakan pembersihan masjid dan fasilitas umum yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang merupakan arahan Presiden RI dan ditindaklanjuti oleh jajaran Kementerian serta Pemasyarakatan, Senin (16/02).

Gerakan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Momentum menjelang Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman dan menenangkan.

Di Kabupaten Bone, kegiatan kerja bakti dilaksanakan di Masjid Miftahul Khair, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, serta Masjid Jami’ Amilin, Kelurahan Tibojong. Dua lokasi ini menjadi titik pelaksanaan bersih-bersih yang melibatkan seluruh jajaran Lapas Watampone.

Pegawai bersama peserta magang tampak kompak membersihkan halaman, menyapu dan mengepel bagian dalam masjid, hingga merapikan area tempat wudhu. Suasana penuh kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan sinergi yang terjalin kuat antara institusi dan masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Hj. Marwati. Ia menyampaikan agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk terus menjaga kebersihan, baik di lingkungan kantor maupun di area sekitar seperti masjid dan fasilitas umum lainnya. “Kami berharap kegiatan bersih-bersih ini dapat menjadi budaya kerja yang melekat, sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan lingkungan yang bersih di masing-masing tempat tugas. Seluruh pegawai juga diingatkan untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban sesuai dengan SOP yang berlaku,” tegasnya.

Kepala Lapas Watampone, Rahnianto, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menjalankan arahan, tetapi juga bentuk kepedulian yang tulus kepada masyarakat. “Kami ingin hadir dan memberi manfaat secara langsung. Menyambut Ramadhan tentu akan lebih khusyuk jika tempat ibadah bersih dan nyaman. Ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan baik dengan masyarakat,” ungkapnya. (*)