MAKASSAR– Di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi yang kian kompetitif, Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik. Momentum itu hadir melalui pelantikan pimpinan program studi yang bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis membangun masa depan keilmuan.
Sosok yang kini mendapat amanah itu adalah Dr. Ade Ferry Afrizal, yang resmi diberikan amanah sebagai Ketua Program Studi Administrasi Publik. Penunjukan ini tidak hanya menandai regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi simbol harapan akan lahirnya inovasi dan tata kelola pendidikan yang lebih progresif.
Dengan latar belakang akademik yang kuat, perjalanan intelektual Ade Ferry membentang dari bangku sekolah di Bone hingga menapaki kampus bergengsi seperti Universitas Gadjah Mada untuk jenjang sarjana dan magister, serta melanjutkan studi doktoral di Universitas Hasanuddin. Jejak pendidikan ini menjadi fondasi kokoh dalam membangun perspektif akademik yang luas dan mendalam.
Namun, kisahnya tak berhenti di ruang kelas. Putra dari mantan Wakil Bupati Bone, H. Ambo Dalle ini, juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi seperti Indonesian Association for Public Administration (IAPA) dan Forum Dosen Indonesia. Ia bahkan pernah mengemban amanah sebagai anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bone periode 2019–2023 sebuah pengalaman yang memperkaya perspektif praktisnya dalam bidang administrasi publik.
Di tangan Ade Ferry, Prodi Administrasi Publik diharapkan tak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga laboratorium gagasan. Tantangan yang dihadapi tidak ringan: meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat riset yang berdampak, hingga membuka jejaring kerja sama lintas sektor, baik nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, peran strategisnya terletak pada upaya mencetak lulusan yang bukan sekadar memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat di tengah perubahan zaman. Lulusan yang diharapkan adalah mereka yang siap bersaing, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan birokrasi modern.
Amanah ini pun menjadi cerminan arah besar Universitas Bosowa bahwa pendidikan tinggi tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang membangun karakter, kapasitas, dan daya saing. Di era globalisasi yang serba cepat, kampus dituntut untuk tidak hanya mengikuti arus, tetapi juga menjadi pelopor perubahan.
Kini, dengan nahkoda baru di Prodi Administrasi Publik, harapan itu kembali disemai. Sebuah perjalanan baru dimulai menuju pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan bagi masa depan. (*)



Tinggalkan Balasan